MAGELANG – Warga Kota Magelang, Jawa Tengah, merasa bangga kotanya ditunjuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan acara puncak Hari Olahraga Nasional Ke-34, Sabtu (9/9).
“Saya bangga sekali. Ini tentunya tidak lepas dari kontribusi pimpinan daerah dan masyarakat,” ujar salah seorang warga bernama Bambang Budi Rianto ketika ditemui di Magelang, Sabtu.
Bambang berharap momen puncak Haornas Ke-34 di Magelang menjadi awal dari perbaikan prestasi olahraga Indonesia di masa depan.
Setelah menurutnya Indonesia tampil tidak terlalu baik di SEA Games ke-29 di Malaysia beberapa waktu lalu, sebagai masyarakat dia menginginkan adanya perubahan.
“Saya berharap adanya perbaikan terutama dari sisi pembinaan atlet sejak usia dini karena dengan jumlah penduduk ratusan juta saya yakin kita punya banyak potensi atlet. Semoga setiap institusi terkait olahraga bekerja sama agar pembibitan atlet dilakukan berkelanjutan,” kata Budi.
Senada dengan dia, warga Magelang bernama Arifin juga menyatakan kebanggan serupa. Selain memperbaiki prestasi, dia juga ingin momen Haornas dijadikan saat untuk menggalang persatuan bangsa.
Itulah yang membuat dirinya merasa sangat senang karena berkesempatan untuk mencampurkan tanah dan air dari 90 kabupaten dan kota di Indonesia ke dalam wadah saat pelaksanana malam tirakatan Haornas Ke-34 di Alun-Alun Magelang, Jumat (8/9).
Sebagai informasi, tanah dan air itu nantinya dibawa ke puncak Gunung Tidar dan turut menjadi bahan pembangunan Monumen Tanah Air Nusantara yang akan dibangun di sana. Gunung Tidar menjadi tempat didirikannya monumen tersebut karena diyakini sebagai titik pusat tanah Jawa.
“Ini adalah prosesi sakral yang menandakan persatuan Indonesia. Rasanya luar biasa bisa ikut berpartisipasi,” kata Arifin.
Adapun acara puncak Haornas Ke-34 yang diadakan di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Sabtu, dihadiri oleh ribuan pelajar dan masyarakat Kota Magelang.
Dalam kegiatan yang diisi beragam acara mulai dari senam hingga hiburan musik itu, pemerintah melalui Menteri Pemuda dan Olahraga meminta rakyat Indonesia semakin bersatu melalui olahraga.
Selain itu, di kesempatan serupa juga diberikan penghargaan kepada para atlet, tokoh olahraga, perusahaan dan beberapa kepala pemerintahan daerah yang dianggap berperan dalam perkembangan olahraga nasional. (Ant/SU02)
