Fahri Hamzah: Kenapa Impor Beras Selalu Terjadi Menjelang Pemilu?

0
458
Fahri Hamzah
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, mempertanyakan langkah pemerintah mengimpor beras dari Thailand dan Vietnam, menjelang Pemilihan Umum yang akan berlangsung 2019. Ia meragukan kebijakan tersebut mampu menstabilkan harga.

“Apakah dengan impor, harga beras akan turun seketika? Justru, yang saya khawatir apa ada pesanan? Padahal, pemerintah juga sudah membentuk Satgas Pangan. Ke mana mereka? Kenapa kebijakan seperti ini berulang sepanjang masa menjelang pemilu?” kata Fahri lewat keterangan tertulis yang diterima SERUJI, Sabtu (13/1).

Menurut Fahri bila masalah distribusi mengakibatkan cadangan beras tidak cukup, maka seharunya kinerja Badan Urusan Logistik (Bulog) yang harus dievaluasi. Sebab, Bulog lah yang bertugas menyerap gabah hasil petani dan mendistribusikannya.

“Saya meminta kepada sejumlah pihak yang tidak menjalankan tupoksinya dalam mengamankan produksi beras, salah menata distribusi beras, dan salah menerapkan harga eceran tertinggi (HET), mesti bertanggung jawab,” ujar Fahri.

Fahri berharap agar Bulog dievalusi karen minimnya peran dalam mengontrol harga dan menjamin pasokan beras. Sehingga, titik lemahnya bisa dilakukan secara komprehensif.

“Kejadian ini menjadi momentum bagi DPR dan pemerintah untuk menata kembali kebijakan yang harus diakui keliru. Karena, ada nasib jutaan petani, nasib pangan utama seluruh rakyat yang dipertaruhkan. Petani harus dimodernisasi alat-alat produksinya,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pemerintah akan mengimpor 500 ribu ton beras, yang akan masuk akhir Januari ini. Beras diimpor dari Thailand dan Vietnam. Banyak pihak menolak kebijakan pemerintah tersebut, apalagi pada Februari akan berlangsung panen raya. Namun pemerintah bergeming dan berkilah impor diperlukan untuk menurunkan harga beras yang sedang naik. (ARif R/Hrn)

Langganan berita lewat Telegram
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU