Fahri Hamzah: Kenapa Impor Beras Selalu Terjadi Menjelang Pemilu?

0
422
Fahri Hamzah
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, mempertanyakan langkah pemerintah mengimpor beras dari Thailand dan Vietnam, menjelang Pemilihan Umum yang akan berlangsung 2019. Ia meragukan kebijakan tersebut mampu menstabilkan harga.

“Apakah dengan impor, harga beras akan turun seketika? Justru, yang saya khawatir apa ada pesanan? Padahal, pemerintah juga sudah membentuk Satgas Pangan. Ke mana mereka? Kenapa kebijakan seperti ini berulang sepanjang masa menjelang pemilu?” kata Fahri lewat keterangan tertulis yang diterima SERUJI, Sabtu (13/1).

Menurut Fahri bila masalah distribusi mengakibatkan cadangan beras tidak cukup, maka seharunya kinerja Badan Urusan Logistik (Bulog) yang harus dievaluasi. Sebab, Bulog lah yang bertugas menyerap gabah hasil petani dan mendistribusikannya.

“Saya meminta kepada sejumlah pihak yang tidak menjalankan tupoksinya dalam mengamankan produksi beras, salah menata distribusi beras, dan salah menerapkan harga eceran tertinggi (HET), mesti bertanggung jawab,” ujar Fahri.

Fahri berharap agar Bulog dievalusi karen minimnya peran dalam mengontrol harga dan menjamin pasokan beras. Sehingga, titik lemahnya bisa dilakukan secara komprehensif.

“Kejadian ini menjadi momentum bagi DPR dan pemerintah untuk menata kembali kebijakan yang harus diakui keliru. Karena, ada nasib jutaan petani, nasib pangan utama seluruh rakyat yang dipertaruhkan. Petani harus dimodernisasi alat-alat produksinya,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pemerintah akan mengimpor 500 ribu ton beras, yang akan masuk akhir Januari ini. Beras diimpor dari Thailand dan Vietnam. Banyak pihak menolak kebijakan pemerintah tersebut, apalagi pada Februari akan berlangsung panen raya. Namun pemerintah bergeming dan berkilah impor diperlukan untuk menurunkan harga beras yang sedang naik. (ARif R/Hrn)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polisi Temukan Dua Kardus Miras di Pelabuhan Tahuna

MANADO, SERUJI.CO.ID - Polisi menemukan dua dus sekitar 46 botol minuman keras (miras) beralkohol jenis captikus pada sebuah kapal yang berlabuh di Pelabuhan Tahuna,...

Pakde Karwo Pastikan Sanksi ASN Yang Berfoto Tunjukkan Dukungan ke Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jatim Soekarwo memastikan telah memberi sanksi terhadap ASN (Aparatur Sipil Negara) yang tidak netralan di Pilgub Jatim 2018, dengan berfoto...
Korban Miras Oplosan

Korban Miras Oplosan di RSUD Dr Soetomo Kian Bertambah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Korban akibat menenggak minuman keras kian bertambah di Surabaya. Hingga kini terhitung sudah puluhan korban miras merasakan pesakitan di Rumah Sakit,...

Menangkan Pemilu 2019, Gerindra Bentuk Laskar Merah Putih

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra Jatim tampaknya tak setengah-setengah dalam mengejar target Pemilu 2019 mendatang. Partai besutan Prabowo Subianto tersebut menargetkan sebanyak-banyaknya perolehan pemilu...

IFC: Indonesia Diharapkan Jadi Mode Busana Muslim Dunia

BOGOR, SERUJI.CO.ID - National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma mengatakan pertemuan dengan Presiden Jokowi menawarkan program konkrit membawa dunia ke Indonesia untuk...