GARUT, SERUJI.CO.ID – Siapa kandidat yang akan maju dari Partai Golongan Karya (Golkar) dan PDI Perjuangan terjawab sudah. Iman Alirahman ditunjuk sebagai Calon Bupati Garut dan Dedi Hasan Bahtiar (DHB) yang menjadi pendampingnya.
“Kami telah hitung ulang formasi kader unggulan untuk maju di Pilkada dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Akhirnya kami tetapkan Iman Alirahman yang ditunjuk sebagai calon bupati, sementara Ade Ginanjar yang merupakan ketua DPD Golkar akan diposisikan untuk berkonsentrasi di Pileg 2019,” kata Ketua Bappilu Partai Golkar, Deden Sopian, kepada wartawan, Selasa (9/1).
Tujuannya antara lain, kata Deden, agar suara Golkar naik dan kursi bertambah. Pasalnya Golkar menargetkan 15 kursi untuk DPRD dan penambahan kursi untuk DPR RI.
“Sekarang elektabilitas Partai Golkar di Garut mencapai 37 persen. Jadi tinggal memelihara saja dan terus ditingkatkan,” ujarnya.
Pertimbangan Iman dipilih menjadi calon bupati karena ia seorang birokrat sejati yang berpengalaman di pemerintahan puluhan tahun hingga menjadi sekda di 3 bupati.
Sementara cawabup nya, Dedi Hasan Bahtiar dari PDI Perjuangan karena ia seorang politikus yang berpengalaman 2 periode di dewan Kabupaten Garut sebagai wakil ketua dewan dan sekarang berkiprah di tingkat provinsi sebagai anggota DPRD Jabar.
Pasangan Iman – DHB, kata Dedi, menjadi pasangan yang komplit, karena ada perpaduan antara birokrat dan politikus, sehingga bisa saling mengisi.
“Sehingga nantinya, kedua sosok ini bisa menjadi bagian penting yang akan membawa masyarakat Garut yang sejahtera,” tuturnya.
Sementara itu, pengurus PDI Perjuangan, Yuda Fuja Turnama, membenarkan pasangan Iman Alirahman dan Dedi Hasan Bahtiar telah diusung Partai Golkar dan PDI Perjuangan. Menurutnya, siang ini akan ada rapat khusus antara PDI Perjuangan dengan pengurus Partai Golkar.
“Sekarang rapat dulu dengan Golkar. Besok deklarasi sekaligus daftar ke KPU Garut,” pungkasnya. (Roni HD/SU05)
