Bawaslu Temukan Kejanggalan Jumlah Pemilih Membengkak Jelang Pencoblosan

LANGKAT, SERUJI.CO.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia, jelang dua hari lagi pilkada menemukan sejumlah permasalahan terkait daftar pemilih tetap (DPT), daftar pemilih tambahan dan formulir C6, di Sumatera Utara.

Hal itu disampaikan Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia Fritz Edwart Siregar, di Stabat, Senin (25/6), saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Langkat.

“Kita mendapati banyaknya laporan terkait daftar pemilih tambahan di tempat pemungutan suara (TPS) yang lebih banyak dibandingkan daftar pemilih tetap (DPT) yang terdaftar di TPS tersebut,” katanya.

Bawaslu juga mendapat laporan adanya daftar pemilih tetap di lembaga pemasyarakatan Kabupaten Simalungun yang awalnya hanya 100 orang tiba-tiba bertambah menjadi 600 orang pemilih.

Terkait hal ini Bawaslu RI meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk segera melakukan rapat pleno menetapkan daftar pemilih tetap yang baru, untuk mengantisipasi pemilih yang telah terdaftar tidak mendapatkan surat suara di tempat pemungutan suara (TPS).

Fritz Edwart Siregar juga menjelaskan Bawaslu Republik Indonesia juga menerima laporan banyaknya warga yang telah terdaftar dalam DPT namun hingga kini belum menerima formulir C6 KWK.

Padahal formulir C6 KWK adalah undangan untuk memilih yang harus dibawa pemilih saat mencoblos di TPS.

Untuk itu Bawaslu kembali meminta KPU dan pihak terkait dibawah KPU untuk segera mungkin menyelesaikan distribusi formulir C6 agar warga dapat menunaikan hak pilihnya. (Ant/Su02)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pemimpin Belum Lulus

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Indonesia Darurat Keadilan