Terkait Poros Ketiga, Ketum PPP: Itu Hanya Kembang Politik, Jika …..

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua Umum PPP Romahurmuziy menilai wacana pembentukan poros ketiga dalam Pilpres 2019 yang dimotori oleh Partai Demokrat, PKB dan PAN, adalah wacana yang sulit terwujud.

Pasalnya, menurut politisi yang akrab disapa Rommy ini posisi Wakil Presiden hanya satu, sementara baik Ketua Umum PAN, Zukifli Hasan (Zulhas) dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) keduanya tentu menginginkan jabatan Wapres tersebut.

“Maukah di antara Cak Imin dan Zulhas untuk mengalah satu sama lain tidak menjadi cawapres? Jika jawabannya tidak maka wacana poros ketiga hanyalah kembang-kembang politik sesaat, bukan sebuah alternatif, bahkan juga bukan pelarian,” kata Rommy lewat rilisnya pada media di Jakarta, Ahad (25/3).

Sebelumnya dijelaskan juga oleh Rommy, bahwa jika pun poros ketiga terbentuk, maka hanya tiga Parpol tersebut yang dapat membentuknya. Karena dari 10 parpol yang memiliki kursi di DPR hanya Demokrat, PAN, dan PKB yang belum memutuskan akan mengusung capres.

“Lima parpol sudah menyatakan akan mengusung Jokowi lagi, yakni PDIP, PPP, Golkar, NasDem dan Hanura. Sedangkan dua parpol lainnya, Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), hampir pasti bakal mengusung Prabowo Subianto,” ujar Rommy.

Baca juga: Bela Presiden Jokowi, Ketum PPP: Pemerintah Profesional Kelola Utang

Melihat perolehan kursi di DPR RI, lanjut Rommy, hal yang wajar jika Demokrat mengunggulkan (AHY) untuk menjadi capres. Adapun PAN yang dipimpin Zulhas dan PKB yang dipimpin Cak Imin, salah satu harus mengalah menjadi calon wapres.

Sementara untuk dapat meraih kemenangan, Rommy meragukan ketiga partau tersebut mampu mengalahkan Jokowi dan Prabowo yang elektabilitas masih sulit ditandingi.

“Berdasarkan berbagai survei mutakhir sulit membayangkan kombinasi AHY, Zulhas, atau Cak Imin akan meraih kemenangan melawan Jokowi atau Prabowo,” katanya.

(ARif R/Hrn)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER