Atribut Demokrat Dirusak, AHY: Apakah Ada Kaitan dengan Kedatangan Jokowi?

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ikut bicara terkait perusakan baliho SBY, spanduk, hingga bendera PD di Pekanbaru, Riau. Ia mengutuk keras atas insiden perusakan tersebut dan menaruh curiga ada kaitan perusakan tersebut dengan kedatangan Jokowi di Riau.

“Saya mengutuk keras terjadinya insiden perusakan terhadap bendera, baliho, dan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau, oleh sekelompok orang terorganisir, pada hari ini,” kata AHY lewat akun Twitter resminya, @AgusYudhoyono, Sabtu (15/12/).

AHY mengatakan, sepanjang jalan di Pekanbaru, selain bendera Demokrat, ada bendera Golkar, PDI Perjuangan, NasDem, PSI, dan lainnya. Namun, menurutnya, yang dirusak hanya bendera PD.

Baca juga: Baliho SBY Dirusak, Andi Arief: Pelakunya Ngaku Disuruh Pengurus PDIP

“Bendera Demokrat dipasang untuk menyambut kedatangan Bapak @SBYudhoyono di Riau. Sementara bendera Golkar, PSI, PDIP dan lainnya menyambut Bapak @jokowi. Apakah ada kaitannya?” ujarnya.

Pada Ahad (16/12) pagi besok, kata AHY, dirinya akan berangkat ke Riau untuk melakukan investigasi. Menurutnya, insiden ini bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, ada perusakan atribut Demokrat di Kebumen dan Medan.

“Selain investigasi, tujuan saya ke Riau untuk memompa semangat dan moril kader PD. Saya meminta kader PD di Riau dan seluruh Indonesia untuk tetap semangat dan berjuang membela rakyat. Kita harus menegakkan kebenaran dan keadilan,” tulis AHY di akun Twitter-nya.

Ia pun menyerukan kepada seluruh partai politik untuk bersaing dengan sehat dan tidak merusak demokrasi dengan perilaku anarkis.

“Mari tunjukkan kedewasaan politik kita dalam berpikir dan bertindak,” tuturnya.

Sebelumnya, baliho dan spanduk “Selamat Datang SBY” serta bendera Partai Demokrat ditemukan rusak pada Sabtu (15/12) pagi. Perusakan diduga dilakukan pada dini hari.
SBY, yang pagi ini bersama para elite Demokrat, mengecek langsung ke lokasi, mengaku kecewa dan sedih atas temuan tersebut. Atribut Demokrat ditemukan rusak tersobek atau terpotong di pinggir jalan hingga di parit.

Polrestabes Pekanbaru telah mengamankan pemuda bernama Heryd Swanto (22), terduga pelaku perusakan atribut Demokrat. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih menyelidiki motif perbuatan Heryd tersebut. (SU05)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER