Jokowi Awali Pertemuan Bilateral Dengan PM Belanda

JAKARTA – Presiden Joko Widodo dalam kunjungan ke Hamburg, Jerman, selain menghadiri KTT G20 juga melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara lain yaitu Belanda, Amerika Serikat, Norwegia, dan Republik Korea.

Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu (8/7), menyebutkan pertemuan dengan Perdana Menteri Kerajaan Belanda Mark Rutte menjadi pembuka rangkaian kegiatan Presiden Jokowi di Hamburg, Jerman, Sabtu (8/7).

Pada Sabtu (8/7) pagi waktu setempat, Kepala Negara juga akan melakukan pertemuan terbatas dengan sejumlah pengusaha dari berbagai perusahaan yang ada di Eropa, khususnya Jerman.

Pertemuan tersebut akan berlangsung di Hotel Steigenberger, sambil menikmati santap pagi.

Setelah itu, Presiden Jokowi akan berangkat menuju Hamburg Messe und Congress untuk mengikuti sesi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

Sejumlah pertemuan bilateral akan mengapit kegiatan Presiden di sela sesi KTT G20, di antaranya pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phucey, Perdana Menteri Kerajaan Norwegia Erna Solberg hingga Presiden Republik Korea Moon Jae In.

Presiden Jokowi beserta rombongan dijadwalkan lepas landas menuju Jakarta sekitar pukul 18.45 waktu setempat atau 23.45 WIB.

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta rombongan diperkirakan tiba di Tanah Air, Minggu (9/7) petang. (Hrn)

Sumber:Antara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.