Copot Refly Harun dari Komut Jasa Marga, Begini Penjelasan Menteri Rini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Refli Harun baru saja dicopot dari jabatannya sebagai Komisaris Utama PT Jasa Marga Persero, oleh Menteri  Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno sebagai pemegang sahan dwi warna PT Jasa Marga.

Rini membantah bahwa pencopotan karena sikap Refly yang selama ini kritis terhadap kebijakan pemerintahan Presiden Jokowi.

“Tidak ada itu. Kalau karena sering mengkritik, dari dulu juga terus terusan, kenapa baru sekarang,” kata Rini Soemarno usai mengikuti rapat kabinet terbatas di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (7/9).

Rini menegaskan bahwa pencopotan Refly Harun sebagai Komisaris Utama PT Jasa Marga Persero hanya karena perputaran. “Perputaran saja, biasa kami melakukan perputaran,” jelasnya.

Diungkapkan oleh Rini, setelah dicopot dari Jasa Marga, Refly akan menempati posisi barunya sebagai Komisaris Utama PT Pelindo I yang berkantor pusat di Sumatera Utara.

Penempatan Refly di PT Pelindo I karena pemerintah membutuhkan keahliannya dibidang Hukum.

Diberitakan sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk pada Rabu (5/9) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Dalam RUPSLB tersebut diputuskan untuk mencopot Refly Harun sebagai Komisaris Utama Jasa Marga.

Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani mengatakan dari RUPSLB tersebut mengangkat Sapto Amal Damandari sebagai Komisaris Utama atau Komisaris Independen menggantikan Refly. Selain itu juga mengangkat Anita Firmanti Eko Susetyowati sebagai Komisaris Jasa Marga.

Pemberhentian dengan hormat Kushartanto Koeswiranto dari jabatannya sebagai Direktur SDM dan Umum juga dilakukan dalam RUPSLB.

“Begitu juga memberhentikan dengan hormat saudara Boediarso Teguh Widodo dari jabatannya sebagai komisaris,” kata Desi usai RUPSLB Jasa Marga, Rabu (5/9).

Saat ini, Kushartanto sudah memiliki posisi baru setelah ditunjuk menjadi Direktur SDM Pertamina pada 29 Agustus 2018.

Dengan begitu, Desi memastikan Jasa Marga menunjuk Direktur Keuangan Donny Arsal sebagai pelaksana tugas jabatan Direktur SDM dan Umum Jasa Marga. (ARif R)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER