Walau Sandiaga Rajin ke Pasar, Pedagang Pilih Dukung Jokowi-Amin, Begini Alasannya


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Para pedagang pasar di Indonesia yang tergabung dalam Komite Pedagang Pasar (KPP) memastikan pada pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ini, akan memberikan dukungan penuh kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Hal itu disampaikan Ketua Umum KPP Abdul Rosyid Arsyad saat mendeklarasikan dukungan organisasinya kepada Jokowi-KH Ma’ruf Amin dalam acara deklarasi di Pasar Kalimalang, Cakung, Jakarta Timur, Ahad (21/10).

“Kita akan muter ke seluruh pasar tradisional dan memastikan (pedagang) pasar-pasar mendukung Jokowi-Amin,” kata Rosyid pada media selepas deklarasi, Ahad (21/10).

Terkait dengan seringnya calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno yang rajin berkunjung ke pasar-pasar menemui para pedagang, Rasyid memastikan bahwa dukungan para pedagang adalah untuk Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

Baca: Pedagang Pasar di Aceh Deklarasi RPPSI untuk Dukung Prabowo-Sandi

“Biarin aja capres-cawapres (Prabowo-Sandiaga) muter ke pasar tapi kita pastikan pasar-pasar mendukung Jokowi-Ma’ruf,” ujar Rosyid.

Rosyid juga memastikan bahwa dukungan yang mereka lakukan adalah sukarela dari para pedagang, tanpa dibiaya pihak manapun. “Alhamdulillah, gerakan sosial ini merupakan kegiatan politik, tidak ada biaya dari manapun, ini mutlak biaya dari pedagang,” terangnya.

Alasan KPP memberikan dukungan pada Jokowi-KH Ma’ruf, kata Rosyid, karena para pedagang menilai selama ini kebijakan Jokowi selalu berpihak pada rakyat, khususnya para pedagang pasar.

Baca juga: Konsistensi Penegakan Aturan dalam Melindungi Pasar dan Usaha Rakyat dari Serbuan Swalayan

“Tidak ada harga bahan pokok yang mahal, bisa dicek. Utamanya stabilitas (harga) pangan kan. Itu yang dirasakan, mereka (rakyat, red) merasa stabilitas harga pangan. Memang kemarin harga telur naik, tapi kan cepat turun,” ujarnya.

Selepas deklarasi di Pasar Kalimalang ini, jelas Rosyid, KPP akan menggelar deklarasi besar besaran di seluruh pasar tradisional di Indonesia.

“Akhir bulan November nanti kita deklarasi ke seluruh Indonesia. Saya bodo amat cawapres Sandiaga Uno ke pasar nggak dapat-dapat dukungan, dan Jokowi nggak ke pasar tapi dapat dukungan,” pungkasnya. (ARif R)

12 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close