Viral Permen Susu Mengandung PCC, Polisi: Itu Hoax

SEMARANG – Kepolisian Daerah Jawa Tengah memastikan informasi/pesan berantai tentang peredaran permen yang mengandung PCC (Paracetamol Caffeine Carisoprodol) di wilayah Ambarawa, Kabupaten Semarang sebagai kabar bohong (hoax).

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah Kombes Lukas Akbar Abriari, di Semarang, Sabtu (23/9), memastikan hal tersebut berdasarkan penelusuran langsung di lapangan.

Ia menuturkan polisi bersama BPOM mendatangi langsung lokasi yang dimaksud dalam kabar yang beredar di lingkungan orang tua siswa itu.

“Merespons berita yang beredar itu petugas sudah mengecek langsung,” katanya.

Dia menjelaskan pengecekan dilakukan ke sejumlah SD, termasuk meminta keterangan beberapa siswa.

Menurut dia, petugas memang mendapati permen yang dimaksud dalam berita bohong yang beredar itu.

“Setelah dicek, ternyata permen tersebut sudah terdaftar di BPOM dan tidak memiliki kandungan PCC,” katanya.

Ia menjelaskan beredar kabar bohong tentang permen mengandung PCC itu terjadi bersamaan dengan pengungkapan pabrik pil PCC di Banyumas beberapa hari lalu.

“Info hoax itu diselipkan bersamaan dengan pengungkapan pabrik PCC di Banyumas beberapa waktu lalu,” katanya pula.

Sebelumnya beredar pesan berantai tentang peredaran permen yang mengandung PCC. Pesan tersebut disebarkan melalui medsos dan grup-grup WhatsApp (WA).

“Mohon perhatian utk stakeholder terkait, terinformasi bhw tlh beredar permen Susu mengandung pcc Dan sudah beredar di ambarawa sasarannya adl. sekolah2 Dan dijual Rp. 2.000 dapet 1 renteng. Mhn di share di group2 yg ada utk kewaspadaan dan proteksi thd anak2 generasi. bg. sekolah2,” demikian pesan berantai yang disertai gambar permen yang katanya mengandung PCC. (Ant/SU02)

1 KOMENTAR

  1. Barusan beredar broadcast seperti itu di grup yang sy ikuti, lalu terbit berita ini. Tapi karena polisi sekarang kayak gitu ya, jadi bingung deh, mana yg untuk dipercaya. ☹

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Penegakan Hukum Yang Kaya Kezaliman dan Miskin Rasa Keadilan

Bercermin kepada praktek penegakan hukum di Indonesia beberapa tahun tarakhir, khususnya di era Rezim Pemerintahan saat ini, tentunya kita melihat banyaknya praktek-praktek penanganan kasus hukum yang masih jauh dari apa yang diharapkan.

Najmul Akhyar

Buruh, Rumah dan Kejahatan Negara

Kementerian kesehatan merilis 6771 KK buang air besar sembarangan di Bekasi. Menjijikkan tentunya. Namun, disebelah kota Bekasi, Kerawang, Luhut Binsar Pandjaitan telah melakukan "topping off" perumahan dan kawasan bisnis Meikarta, dengan nilai projek 20 miliar dolar AS, atau sekitar Rp300 Triliun

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER