Setelah Heboh dan Sempat Hilang, Kini Artikel Asia Sentinel Berganti Judul

0
191
  • 13
    Shares
Artike Asia Sentinel mengubah judul artikelnya terlihat dari url artikel yang sama dengan sebelumnya,

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Artikel Asia Sentinel “Indonesia’s SBY Governmant: Vast Criminal Conspiracy” telah membuat heboh panggung politik tanah air, sejak diluncurkan pada Selasa (11/9) yang lalu.

Artikel yang dinilai memojokan Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan tuduhan terlibat kasus Bank Century, sempat menghilang pada Kamis (13/9). Namun, dari pantauan SERUJI pada Sabtu (15/9) pagi, artikel tersebut sempat kembali tayang, dan kemudian hilang lagi pada siang harinya.

Pagi ini, Ahad (16/9) pantau SERUJI pukul 07.00 WIB, artikel yang sebelumnya berjudul “Indonesia’s SBY Governmant: Vast Criminal Conspiracy” berubah menjadi “UPDATE: Asia Sentinel Story on Indonesian Corruption Goes Viral”, namun dengan alamat url yang sama di https://www.asiasentinel.com/politics/indonesia-sby-government-criminal-conspiracy.

Baca juga: Setelah Sempat Hilang, Artikel “SBY Terlibat Century” Muncul Lagi di Asia Sentinel

Dalam artikel baru ini, John Berthelsen sebagai editor Asia Sentinel menulis viralnya artikel yang ia tulis tersebut di Indonesia.

Berthelsen juga mengutip berita yang menulis pernyataan Kepala divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean yang telah melakukan pertemuan dengan SBY dan elit Demokrat, untuk membahas tindakan hukum terhadap Asia Sentinel karena dinilai telah menyebarkan berita palsu yang mencemarkan nama baik SBY, di tahun politik.

Baca juga: Mendadak Artikel “SBY Terlibat Kasus Century” Hilang di Portal Asia Sentinel

Dalam artikel baru ini, Berthelsen juga mengklaim bahwa berdasarkan laporan di artikel mereka sebelumnya, telah mendorong beberapa anggota DPR bergabung dalam tim khusus dan mendesak KPK kembali membuka dan segera menyelesaikan kasus tersebut. Termasuk adanya bukti baru yang dibawa Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) ke KPK.

Dalam artikel Asia Sentinel sebelumnya, Berthelsen menulis adanya konspirasi pencurian uang negara Indonesia hingga 12 miliar dolar AS dan tindakan pencucian uang yang dilakukan melalui perbankan internasional.

Artikel tersebut juga menyebut laporan hasil investigasi bersama setebal 488 halaman yang disusun sebagai gugatan Weston Capital International, ke Mahkamah Agung Mauritius pada pekan lalu.

Baca juga: Sebut SBY Terlibat Pencucian Uang, Demokrat Akan Gugat Asia Sentinel dan Penulisnya

“Setidaknya 30 pejabat terlibat dalam skema tersebut. Hal itu terungkap dalam dokumen penyelidikan setebal 488 halaman yang diajukan Mahkamah Agung Mauritian minggu lalu,” tulis laporan yang diunggah di situs asiasentinel.com, Selasa (11/9).

Menurut Berthelsen, artikel tersebut ditulis berdasarkan analisis forensik disertai berbagai bukti, dan dikompilasi oleh satuan tugas penyidik dan pengacara di Indonesia, London, Thailand, Singapura, Jepang, dan sejumlah negara lain.

Berikut hasil capture SERUJI atas artikel baru Asia Sentinel dengan alamat url yang sama dengan artikel lama.

Artikel baru Asian Sentinel (1)
Artikel baru Asian Sentinel (2)
Artikel baru Asian Sentinel (3)
Artikel baru Asian Sentinel (4)
Artikel baru Asian Sentinel (5)
Artikel baru Asian Sentinel (6)

 

Artikel baru Asian Sentinel (7)

(ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU