Sebut Sandiaga Bersandiwara, Erick Thohir Dilaporkan ke Bawaslu

1
69
  • 12
    Shares
Ketua Timses Jokowi
Erick Thohir, Ketua Timses Jokowi.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Erick Thohir, dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) karena pernyataannya soal ‘sandiwara’ Sandiaga Uno.

Pelapor merupakan seorang warga bernama Fauzan Ohorella. Didampingi kuasa hukumnya, Tim Advokasi Indonesia Bergerak (TAIB), laporan dimasukkan ke bagian Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

Pelapor menganggap Erick menghina Sandiaga lantaran menyebut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu bersandiwara saat kejadian penolakan warga di Pasar Kota Pinang, Labuhanbatu, Sumatera Utara, Selasa (11/12).

“Bahwasannya beliau menyampaikan kejadian itu adalah sebuah rekayasa, adalah sebuah sandiwara,” ujar kuasa hukum Fauzan, Djamaluddin Koedoeboen dari TAIB, di kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (20/12).

Menurut Djamal, kejadian penolakan di pasar tersebut bukanlah sebuah sandiwara yang dibuat oleh Sandi. Namun, kata Djamal, warga yang memasang poster penolakan Sandiaga, Dirjon Sihotang, telah mengonfirmasi tindakannya berdasar inisiatif diri sendiri dan tanpa permintaan pihak lain.

Erick diduga Djamal melanggar Pasal 280 Ayat 1 huruf c dan d juncto Pasal 521 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Dalam aduannya, pelapor menyertakan bukti berupa foto tangkapan layar berita media online dan rekaman video pernyataan Erick.

Djamal meminta Erick tidak menyerang secara individu dengan berita yang menurutnya hoaks.

“Kalau mau menyampaikan kepada masyarakat itu sebaiknya hanya visi dan misi saja. Jangan lebih kepada menyerang orang per orang soal berita hoaks dan sebagainya,” tuturnya.

Djamal mengatakan pihaknya juga akan melaporkan Erick ke Bareskrim Polri terkait hal yang sama.

“Kami juga akan ke Bareskrim Mabes Polri untuk melaporkan hal yang sama. Kepada Saudara Erick Thohir agar yang bersangkutan jagalah sikap,” ujarnya.

Sebelumnya, calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno, ditolak warga saat berkunjung ke Pasar Kota Pinang, Labuhanbatu, Sumatera Utara, Selasa (11/12) lalu.

Baca juga: Sandiaga Disambut Poster Penolakan, Pedagang: Kami Dibayar Untuk Pasang Itu

Penolakan itu ditunjukkan dengan menggunakan beberapa poster kertas yang berisi pesan-pesan yang tidak menginginkan kehadiran Sandiaga di sana. Sebab, warga di sana mengaku pilihan mereka tetap pada capres Jokowi.

Video peristiwa penolakan tersebut kemudian viral di media sosial.

Ketua TKN Erick Thohir pun angkat bicara, ia menyindir penolakan tersebut sebagai sandiwara belaka.

“Kita mesti bedain dong pemilu sama sinetron, sandiwara. Mesti kita bedain dong. Pemilu ini memilih pimpinan yang bisa memajukan bangsa Indonesia yang bisa membuat bangsa kita bersih dari korupsi, sejahtera, keadilan untuk semua, bukan yang sandiwara atau sinetron. Kalau itu, di TV aja kita nonton,” kata Erick, pada Kamis (13/12) lalu. (SU05)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU