Romo Magnis: Ananda Salahgunakan Kesempatan, Demonstrasikan Penghinaan

30
10534
Frans Magnis Suseno
Frans Magnis Suseno

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Budayawan Franz Magis Suseno menyayangkan aksi walk out yang dilakukan Ananda Sukarlan bersama ratusan alumni Kolese Kanisius saat Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan, menyampaikan sambutannya di acara HUT ke 90 Kolese Kanisius, pada Sabtu (11/11) malam lalu.

Menurut pria yang akrab disapa Roma Magnis tersebut, aksi Sukarlan tidak pantas dilakukan, di negara manapun tidak ada dilakukan diluar kegiatan politik.

“Andaikata Gubernur mengatakan sesuatu yang tidak senonoh/jahat/menghina, walk out dapat dibenarkan. Tetapi walk out kemarin menunjukkan permusuhan terhadap pribadi Gubernur merupakan suatu penghinaan publik,” kata Romo Magnis dalam keterangan tertulisnya yang diterima SERUJI, Selasa (14/11).

Anies Baswedan, lanjut Romo Magnis, adalah Gubernur yang telah terpilih secara demokratis, sehingga sangat layak dihormati apalagi Anies dipilih oleh sebagian besar warga DKI.

“Seharusnya beri dia (Anies -red) kesempatan untuk membuktikan diri, kita Katolik tidak bisa memilih negara di mana kita hidup, 57 persen pemilih Jakarta memilih Anies,” kata Romo.

Bahkan menurutnya, jika seandainya Habib Rizieq Syihab dipilih warga Jakarta menjadi Gubernur, Kanisius juga harus dapat hidup dengannya.

Terkait dengan tindakan Anda Sukarlan, Romo Magnis tegas sebut itu sebagai penghinaan yang salahgunakan kesempatan.

“Silakan panitia dikritik. Tetapi menginisiasikan suatu demonstrasi penghinaan terbuka terhadap Gupernur DKI saya anggap penyalahgunaan kesempatan,” pengkasnya.

(ARif R/Hrn)

Komentar

BACA JUGA
Zakat ASN 2,5%

Presiden Tidak Akan Tandatangani UU MD3

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi tidak akan menandatangani revisi Undang-Undang No 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, atau dikenal UU MD3 yang...
pistol, senjata api

Balik Melawan, Polrestro Jakbar Tembak Mati Perampok Bersenjata

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Petugas Polres Metro Jakarta Barat menembak mati perampok bersenjata api, Hendri, lantaran berusaha melawan anggota usai dilakukan penangkapan. "Petugas mengambil tindakan tegas dan...
luhut binsar panjaitan

Luhut: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tetap Berlanjut

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung tetap berjalan meski meleset dari target awal beroperasi. Luhut menggelar...

KPU Bali Targetkan Partisipasi Pemilih Lebihi Nasional

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali menargetkan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2018 di daerah itu melebihi target nasional yang ditetapkan sebesar 75,5 persen. "Kami...

Bamsoet: UU MD3 Tidak Bungkam Kebebasan Pers

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan disetujuinya pengesahan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, atau dikenal dengan UU MD3 hasil perubahan...
loading...
Marah

Marah

Marah. Sebuah kata yang sederhana tapi punya implikasi yang besar.  Akibat marah, hubungan silaturrahim badunsanak bisa putus, dengan tetangga tidak berteguran, pejabat bisa kena...

SUARA WARGA MUHAMMADIYAH BISA JADI PENENTU PEMENANG PILGUB JATIM 2018

Suara Warga Muhammadiyah, Bisa Jadi Penentu Pemenang Pilgub Jatim 2018 By: Syaifulloh Penikmat Pendidikan Kedua calon Gubernur Jawa Timur kedua-duanya memiliki back ground dari Ormas terbesar di...
KH. Luthfi Bashori

Nikah Mut’ah Pernah Dihalalkan, Lantas Dilarang Untuk Seterusnya

Sy. Abdulah RA mengisahkan, ia dan para shahabat pergi berperang besama Rasulullah SAW tanpa disertai wanita (istri mereka). Lalu para shahabat bertanya kepada Rasulullah...