Revitalisasi Kali Malang, Ridwan Kamil Ingin Sekeren Sungai Cheyonggyecheon di Seoul

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Bersih dan indahnya sungai Cheyonggyecheon di Kota Seoul, Korea Selatan jadi perbicangan di tanah air, setelah Presiden Jokowi yang sedang melakukan kunjungan ke Korea Selatan memuji kejernihan air dan keindahan sungai yang jadi objek wisata tersebut.

Presiden ingin agar sungai yang ada di Kota Jakarta juga bisa sejernih dan seindah sungai di Ibu Kota Korea Selatan tersebut.

Keinginan Presiden tersebut mendapat respon dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, bukan untuk di Jakarta, tapi di Jawa Barat tepatnya di Kota Bekasi.

Lewat akun instagramnya di @ridwankamil, Gubernur yang juga ahli Tata Kota dengan karya-karyanya yang sudah mendunia, menginformasikan bahwa Kali Malang, sungai yang terletak di Kota Bekasi akan disulap seperti sungai Cheyonggyecheon di Seoul.

“WARGA KOTA BEKASI tercinta, minggu depan sudah dimulai desain dan perencanaan revitalisasi Kali Malang. Semoga bisa sekeren Sungai Cheyonggyecheon di Seoul,” kata pria yang akrab disapa Kang Emil ini, Rabu (12/9).

Kang Emil juga mengunggah foto saat ia sedang di Kali Malang bersanding dengan foto sungai Sungai Cheyonggyecheon.

Sontak, unggahan mantan Wali Kota Bandung ini mendapat respon dari warganet.

“Semangatt ya kang @ridwankamil semoga dpt segera terealisasi 🙏🙏 dulu pas pemilihan saya sempet bingung mau pilih mana saya saja tidak tau calon² nya eh pas saya liat ada ridwan kamil langsung dah coblos itu dan akhirnya menang 😄 selamat bertugas kang semoga jawa barat bisa lebih baik di tangan @ridwankamil,” tulis akun yunie_ganz.

“Keren kang , keep spirt,” kata akun tas_rajutyogya.

“Serius nih pak @ridwankamil asikkkk bisa buat selfi dong klo di buat sekeren di korea…??” tulis akun phy_rank78 tak percaya.

“Ga salah saya memilih @ridwankamil sbgi gubernur jabar,” puji akun nurfauzia354.

(ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Serangan Jantung, Tidak Hanya Disebabkan Oleh Kolesterol

Kolesterol yang tinggi memang penting sebagai faktor risiko, penyebab serangan jantung, tapi perlu diketahui bahwa kolesterol tidak berdiri sendiri, ada faktor risiko lain.

Reuni 212, Aksi Yang Berat Terasa Ringan

Aksi reuni 212 tahun 2018 ini bukan hanya dihadiri oleh kaum muslimin, tapi juga oleh pemuka lintas agama. Sebuah spirit yang sangat besar pengaruhnya untuk perubahan bangsa ke depan. Ini sebuah bukti lagi, bahwa umat islam bukan pecundang. Umat Islam bukan teroris pemecah belah bangsa, umat islam bukan anti kebhinnekaan .....

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Indonesia Darurat Keadilan