Prabowo-Sandiaga Disambut Gus Solah dan Ribuan Santri di Ponpes Tebuireng

JOMBANG, SERUJI.CO.ID – Pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengunjungi Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Senin (22/10).

Prabowo yang tiba lebih dulu di lokasi disambut dengan alunan marawis dari puluhan santri. Tak lama berselang Sandiaga pun tiba.

Kehadiran mereka berdua langsung disambut hangat Pengasuh Ponpes Tebuireng KH Salahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Solah.

“Assalamualaikum, Pak, selamat datang, silakan masuk,” sambut Gus Solah kepada Prabowo dan Sandiaga di kediamannya di komplek Ponpes Tebuireng.

Sebelum memasuki kediaman Gus Solah, Prabowo dan Sandiaga juga diserbu oleh ribuan  santri untuk bersalaman dan berfoto bersama. Keduanya pun sempat menghentikan langkah untuk memenuhi permintaan para santri.

“Assalamualaikum, gimana kabarnya?” sapa Prabowo kepada para santri dan langsung berjabat tangan.

“Assalamualaikum, kamu mau foto? Ayo sini foto,” seru Sandiaga kepada para santri yang memintanya untuk berfoto bersama.

Usai bersilahturahim dan berbincang hangat dengan Gus Solah, Prabowo dan Sandiaga langsung melakukan napak tilas resolusi jihad dengan berziarah ke makam KH Hasyim Asy’ari yang masih berada dalam komplek Ponpes Tebuireng.

Diketahui, KH Hasyim Asy’ari merupakan penggagas resolusi jihad yang menyerukan kepada para santri dan kaum muslimin untuk wajib berjuang mempertahankan Tanah Air dengan melawan penjajah.

Prabowo-Sandi dijadwalkan menggelar apel Hari Santri Nasional (HSN) bersama ribuan santri.

Pasangan capres-cawapres ini juga akan melakukan napak tilas Resolusi Jihad dengan rute dari Pesantren Tebu Ireng, Tambak Beras, Denanyar, hingga ke Tugu Pahlawan Surabaya.(Ant/SU05)

Koreksi berita:
Judul telah dikoreksi karena terdapat kekeliruan Editor dalam memberitakan dengan menuliskan kata “Puluhan Santri” yang dimaksud adalah puluhan santri membawakan Marawis dan solawatan. Judul sebelumnya “Prabowo-Sandiaga Disambut Gus Solah dan Puluhan Santri di Ponpes Tebuireng”, dengan ini telah dikoreksi.

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Indonesia Darurat Keadilan