Petisi Anti Hoax Partai Demokrat Pecahkan Rekor Muri

0
185
  • 16
    Shares

MATARAM РPenandatangan petisi anti berita bohong atau hoax dan fitnah yang diselenggarakan Partai Demokrat di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Penandatangan petisi anti hoax dan fitnah ini bersamaan dengan kegiatan hari tanpa kendaraan atau car free day yang berlangsung di Jalan Udayana, kota Mataram, NTB, Ahad (7/5).

Presiden Indonesia ke-6 Prof. Dr. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turut serta membubuhkan tandatangan di kain putih yang disediakan didampingi Ani Yudhoyono dan Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi serta putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono.

“Ini rekor MURI untuk masyarakat Mataram, NTB dan gubernur kesayangan kita Tuan Guru Bajang (TGB) panggilan akrab TGH Muhammad Zainul Majdi,” kata Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan.

Hinca, menegaskan melalui seruan anti hoax dan fitnah ini, kebebasan pers yang adil, profesional, merdeka dan bertanggungjawab bisa terwujud.

Perwakilan Muri mencatat, petisi ditandatangani 9.709 orang. Rekor petisi melawan hoax sebelumnya dicatatkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebanyak 3.000 orang.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudoyono (SBY) mengajak masyarakat menghentikan hoax dan fitnah.

“Fitnah dan hoax tidak boleh dibiarkan. Kita mendukung pers yang merdeka tetapi juga bertanggungjawab dan adil serta tidak membela pihak tertentu dan pihak yang lain. Kita ingin negeri ini adil, tidak tebang pilih dan pilih kasih,” katanya.

Menurut Presiden ke-6 Indonesia ini, Indonesia merupakan negara kebenaran, keadilan, etika dan hukum. Bukan negara kebohongan, fitnah dan hoax. Karena itu, rakyat harus memerangi itu.

“Dari NTB kita gerakkan nasional stop hoax dan fitnah. Kita dukung pers yang adil dan bertanggungjawab,” tegas SBY.

 

EDITOR: Harun S

Langganan berita lewat Telegram
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU