SCROLL KE ATAS UNTUK BACA BERITA

MENU

Minta Setya Novanto Mundur dari Ketua DPR dan Golkar, Ini Alasan Titiek Soeharto

JAKARTA – Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) meminta Setya Novanto yang telah ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus korupsi proyek KTP-el, untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Golkar, dan juga sebagai Ketua DPR RI.

Titiek beralasan permintaannya itu demi kebaikan Golkar dan lembaga wakil rakyat DPR.

“Rasanya untuk kebaikan Golkar ke depan dan untuk menjaga marwah DPR,” kata Titiek usai bertemu gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) di Gedung Granadi, Kuningan, Jakarta, Jumat (11/8).

Hal lain yang menjadi pertimbangan, lanjut Titiek, adalah agar roda organisasi Golkar dapat berjalan dengan baik. Sementara untuk DPR, dengan mundurnya Setya Novanto akan menjaga marwah lembaga tersebut dan terhindar dari hujatan masyarakat karena lembaga tinggi negara dipimpin tersangka Korupsi.

“Agar DPR tidak dihujat, dan Golkar berjalan dengan baik. Juga agar Novanto fokus menghadapi kasus hukumnya,” ujar Titiek.

Titiek berharap Novanto berbesar hati untuk mundur dan fokus hadapi kasus hukumnya. Jika nanti pengadilan membuktikan tidak salah, menurut Titiek, Novanto bisa kembali menduduki jabatannya sebagai Ketua Umum Gplkar maupun Ketua DPR RI.

“Saya harap semoga pak Novanto berbesar hati untuk mundur,” tutup Titiek.

(Arif R/Iwan S)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

7 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

spot_img

TERPOPULER