Koperasi Kejar : Resolusi Pemilu Jurdil Tanpa Kecurangan IT

233

Jakarta – Koperasi Jasa Koalisi Ekonomi Jaringan Rakyat (Koperasi Kejar) menuntut Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta untuk melakukan audit terhadap system IT yang digunakan.

“Kami mendesak KPUD untuk melakukan audit dan pemantauan IT terhadap server dan sistem yang digunakan untuk perhitungan suara elektronik. Audit IT dan forensik IT harus dilakukan oleh lembaga/tim independen.” kata Agung Mozin ketua Koperasi Kejar dalam siaran pers yang diterima redaksi Seruji.

Dalam siaran pers yang diberi judul “Resolusi Pemilu Jurdil Tanpa Kecurangan IT”, Koperasi Kejar mendesak KPUD DKI untuk melakukan 3 tahapan audit, yaitu sebelum hari H tanggal 15 Februari, pemantauan saat pemasukan data dan audit forensik  setelah perhitungan.

“Audit IT dan forensik IT harus dilakukan oleh lembaga/tim independen.” tegas Agung.

Untuk mensukseskan agenda audit ini, Koperasi Kejar juga mengajak lembaga lain, Perguruan Tinggi untuk menyuarakan dan mendesak KPUD melakukan audit IT tersebut.

Berikut siaran pers lengkap dari Koperasi Kejar ;

============================

Resolusi Pemilu Jurdil Tanpa Kecurangan IT

Assalamu’alaikum ww

Kepada
KPUD DKI Jakarta

Di Tempat

Kami dari Koalisi IT Muslim Indonesia yg tergabung dlm Koperasi Kejar*dan beberapa lembaga/komunitas yang peduli pemilu Jujur dan Adil mengajukan *Resolusi Pemilu Jurdil Tanpa Kecurangan IT

Kami mendesak KPUD utk melakukan audit dan pemantauan IT terhadap server dan sistem yang digunakan untuk perhitungan suara elektronik. Audit IT dan forensik IT harus dilakukan oleh lembaga/tim independen.

3 tahap audit yang harus dilakukan yaitu: sebelum tgl 15/2, pemantauan saat pemasukan data, dan audit forensik setelah perhitungan.

Audit IT sebelum tgl 15/2 untuk mengukur dan mengetahui tingkat keamanan server dari pengakses yg bertujuan jahat.

Pamantauan saat pemasukan data suara untuk memonitor penyerang/pengakses yang berusaha masuk ke server KPUD.

Dan audit forensik pasca penghitungan untuk melihat tanda-tanda dan jejak-jejak pengakses server.

Kami memgajak kepada lembaga lain, perguruan tinggi untuk menyuarakan dan mendesak KPUD melakukan audit IT tersebut.

Dengan harapan, Pemilu Kada DKI Jakarta yang menyita energi warga DKI bahkan rakyat Indonesia setimpal dengan proses pemilu yang jujur, adil, langsung, umum, bebas, rahasia, terbebas dari kecuranang IT dan kecurangan lainnya yang sering disesalkan pada Pemilu2 sebelumnya.

Wassalamu’alaikum ww.

Agung Mozin
Ketua Umum Koperasi Kejar
Koperasinya IT Muslim

Info via WA:
088219700912
081280408898
081807370969

EDITOR: Harun S

loading...

3 KOMENTAR

  1. Sangat tepat. Untuk mewujudkan jurdil memang harus dikawal sisi TI di KPU. Selai itu seharusnya SOP input data jg harus dipublish ke masyarakat agar dapat dinilai seberapa kuat keamanan di sisi SOP karena celah security juga bisa saja dari SOP yang buruk.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama