Koperasi Kejar : Resolusi Pemilu Jurdil Tanpa Kecurangan IT

Jakarta – Koperasi Jasa Koalisi Ekonomi Jaringan Rakyat (Koperasi Kejar) menuntut Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta untuk melakukan audit terhadap system IT yang digunakan.

“Kami mendesak KPUD untuk melakukan audit dan pemantauan IT terhadap server dan sistem yang digunakan untuk perhitungan suara elektronik. Audit IT dan forensik IT harus dilakukan oleh lembaga/tim independen.” kata Agung Mozin ketua Koperasi Kejar dalam siaran pers yang diterima redaksi Seruji.

Dalam siaran pers yang diberi judul “Resolusi Pemilu Jurdil Tanpa Kecurangan IT”, Koperasi Kejar mendesak KPUD DKI untuk melakukan 3 tahapan audit, yaitu sebelum hari H tanggal 15 Februari, pemantauan saat pemasukan data dan audit forensik ┬ásetelah perhitungan.

“Audit IT dan forensik IT harus dilakukan oleh lembaga/tim independen.” tegas Agung.

Untuk mensukseskan agenda audit ini, Koperasi Kejar juga mengajak lembaga lain, Perguruan Tinggi untuk menyuarakan dan mendesak KPUD melakukan audit IT tersebut.

Berikut siaran pers lengkap dari Koperasi Kejar ;

============================

Resolusi Pemilu Jurdil Tanpa Kecurangan IT

Assalamu’alaikum ww

Kepada
KPUD DKI Jakarta

Di Tempat

Kami dari Koalisi IT Muslim Indonesia yg tergabung dlm Koperasi Kejar*dan beberapa lembaga/komunitas yang peduli pemilu Jujur dan Adil mengajukan *Resolusi Pemilu Jurdil Tanpa Kecurangan IT

Kami mendesak KPUD utk melakukan audit dan pemantauan IT terhadap server dan sistem yang digunakan untuk perhitungan suara elektronik. Audit IT dan forensik IT harus dilakukan oleh lembaga/tim independen.

3 tahap audit yang harus dilakukan yaitu: sebelum tgl 15/2, pemantauan saat pemasukan data, dan audit forensik setelah perhitungan.

Audit IT sebelum tgl 15/2 untuk mengukur dan mengetahui tingkat keamanan server dari pengakses yg bertujuan jahat.

Pamantauan saat pemasukan data suara untuk memonitor penyerang/pengakses yang berusaha masuk ke server KPUD.

Dan audit forensik pasca penghitungan untuk melihat tanda-tanda dan jejak-jejak pengakses server.

Kami memgajak kepada lembaga lain, perguruan tinggi untuk menyuarakan dan mendesak KPUD melakukan audit IT tersebut.

Dengan harapan, Pemilu Kada DKI Jakarta yang menyita energi warga DKI bahkan rakyat Indonesia setimpal dengan proses pemilu yang jujur, adil, langsung, umum, bebas, rahasia, terbebas dari kecuranang IT dan kecurangan lainnya yang sering disesalkan pada Pemilu2 sebelumnya.

Wassalamu’alaikum ww.

Agung Mozin
Ketua Umum Koperasi Kejar
Koperasinya IT Muslim

Info via WA:
088219700912
081280408898
081807370969

EDITOR: Harun S

3 KOMENTAR

  1. Sangat tepat. Untuk mewujudkan jurdil memang harus dikawal sisi TI di KPU. Selai itu seharusnya SOP input data jg harus dipublish ke masyarakat agar dapat dinilai seberapa kuat keamanan di sisi SOP karena celah security juga bisa saja dari SOP yang buruk.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sikap PSI Tolak Perda Syariah Dapat Dikategorikan Anti Pancasila dan Konstitusi

Untuk masyarakat daerah yang mayoritas penduduknya menganut agama Islam, tentunya wajar bahkan wajib bagi mereka untuk memperjuangkan adanya Perda-Perda yang berdasarkan Syariat Islam di daerahnya. Jadi tidaklah tepat bila kita atau siapapun, partai politik manapun, kelompok manapun, bahkan pemerintah sekalipun ingin menghempang suatu Perda yang bernuansa Syariah.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.