Jika Terpilih, Prabowo-Sandi Akan Jalankan Program Penanganan Kesehatan Jiwa


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berjanji akan menjalankan program penanganan kesehatan jiwa jika nanti terpilih sebagai Presiden-Wakil Presiden dalam Pilpres 2019.

Menurut Sandi, penanganan kesehatan jiwa sudah merupakan amanat yang ada di Undang Undang.

“Hadirnya National Institute for Mental Health yang diamanatkan oleh Undang-Undang Kesehatan Jiwa,” kata Sandi di Sekretaris Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/2).

Masalah Kesehatan Jiwa Amanat UU Yang Belum Dilaksanakan Hingga Sekarang

orang gangguan jiwa (ilustrasi)

Namun, imbuh Sandi, walau kesejatan jiwa sudah diamanatkan Undang Undang, hingga sekarang belum dilaksanakan

Menurut Sandi, kesehatan jiwa merupakan salah satu masalah di bawah permukaan yang belum tersentuh. Jangan sampai nanti ditemukan seperti puncak gunung es dari kesehatan jiwa sehingga masalah ini yang harus diselesaikan

“Kita bisa identifikasi secara dini potensi masyarakat yang terganggu kejiwaanya sehingga bisa diberi solusi secara preventif,” kata mantan Wagub DKI itu.

Sandiaga: Kondisi Ekonomi Faktor Yang Pengaruhi Kesehatan Jiwa

Sandiaga bersama alumni SMA Pangudi Luhur yang berikan dukungan untuk Prabowo-Sandiaga, di Jakarta, Rabu (13/2/2019). (foto:TimSSU)

Masalah kesehatan jiwa merupakan salah satu faktor yang dipengaruhi ekonomi. Maka ekonomi harus diperbaiki.

“Kalau mereka punya lapangan kerja, penghasilan, keluarga yang mengayomi dan pemerintah yang pantau kesehatan jiwa, Insya Allah itu bisa kita tangani dengan sistem yang komprehensif,” tuturnya.

Saat Jabat Wagub DKI, Sandi Sudah Rancang RS Kesehatan Jiwa

janji jokowi
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (kiri) dan Wakil Gubernur, Sandiaga Uno (foto: Twitter Sandiuno)

Sandi juga mengungkankan bahwa saat dirinya masih menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta, ia telah merancang rumah sakit kesehatan jiwa yang saat ini diteruskan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Anies Baswedan mengembangkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Duren Sawit untuk jadi pusat kesehatan jiwa di Jakarta.

“Saat ini di Jakarta diperkirakan ada 20 persen yang terindikasi gangguan jiwa baik itu ringan sampai berat,” tukas Sandi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

GOLPUT: Halal Versus Haram, dan Gerakan Ayo Memilih

Di tahun 2019, kita mencatat ikhtiar gerakan anti Golput yang unik di Indonesia. Promotornya Jeune and Raccord Communication. Tiga anak muda memulai gerakan ini: Monica JR, Riries Puri, Arie Prijono.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close