close

Jelang Pilpres 2019, Media Penyiaran Terindikasi Mengalami Polarisasi

SEMARANG, SERUJI.CO.ID – Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Tengah mengungkapan adanya indikasi media penyiaran, khususnya televisi, telah terpolarisasi menjelang pemilihan umum anggota legislatif dan Pemilihan Presiden 2019.

Sekretaris DKP Provinsi Jawa Tengah Drs Sosiawan di Semarang, Sabtu (8/9), mengatakan bahwa media penyiaran itu seharusnya tidak berpihak kepada salah satu partai peserta pemilu anggota legislatif atau kontestan pilpres.

Namun pada kenyataanya menunjukkan adanya indikasi media penyiaran terpolarisasi dalam dua kubu pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden.

“Ada yang terkesan kuat mendukung pasangan Jokowi dan KH Ma`ruf Amin dan ada pula yang prokubu pasangan Prabowo dan Sandi,” kata Sosiawan yang juga Ketua Komisi Informasi Provinsi Jateng sebagaimana dilansir Antara.


Di lain pihak, DKP PWI Jateng juga memandang perlu pers mengawasi penyelenggara pemilu, termasuk mengkritik putusan dan/atau produk peraturan perundang-undangan yang menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua DKP PWI Jateng Drs Sri Mulyadi MM mengatakan bahwa insan pers, khususnya anggota PWI, jangan sampai membiarkan kontroversi berlangsung terus-menerus, apalagi sampai menganggu tahapan Pemilu 2019.

Dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Pasal 6 Butir a, disebutkan bahwa pers nasional melaksanakan peranannya memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui.

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Pasca Kericuhan 22 Mei, Polda Bali Laksanakan Razia Stasioner

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Bali melaksanakan...

Tiga Buruh Bangunan Jatuh ke Sungai, Satu Ditemukan Tewas

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID - Tiga buruh bangunan yang sedang memasang...

Polres Surakarta Selidiki Kasus Penganiayaan Yang Sebabkan Korban Tewas

SOLO, SERUJI.CO.ID - Polres Kota Surakarta masih melakukan menyelidikan...

MK Tetap Terima Kelengkapan Data Gugatan Pemilu Meski Libur

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) tetap menerima data...

Polres Kapuas Bentuk Tim Dalami Kasus Keracunan Massal

KUALA KAPUAS, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Kapuas, Kalimantan Tengah,...

Polisi Masih Tutup Jalan di Depan KPU RI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Jalan Imam Bonjol mengarah Jalan HOS...

TERPOPULER

Viral: Video Prajurit TNI AD Cegah Polisi Keroyok Peserta Aksi 22 Mei

Diduga video tersebut terkait dengan peristiwa unjuk rasa 22 Mei yang berlangsung di Jakarta, namun tidak diketahui dimana lokasi video tersebut diambil.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi