Ingin Bebas Kritisi Kebijakan Pemerintah, Said Didu Pilih Mundur Dari PNS

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, M. Said Didu mengundurkan diri sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), karena ingin berpikir bebas memberikan sumbangsih bagi bangsa Indonesia.

“Alasan saya mundur bukan karena urusan politik, saya ingin berpikir bebas untuk negeri ini, tidak diatur-atur oleh aturan yang dibuat sedemikian rupa,” kata Said Didu di Kantor BPPT, Jakarta, Senin (13/5).

Said Didu mengatakan dirinya sudah lama merenung untuk mengundurkan diri sebagai PNS karena telah lama menempuh karir di institusi tersebut selama 32 tahun.

Ia mengatakan, kedepannya dengan berbekal kompetensi, dirinya akan fokus mengkritisi kebijakan yang diambil pemerintah misalnya dampak kerjasama Indonesia dengan China dan terkait BUMN.

“Kalau alasannya karena politik, maka saya mundur sebelum Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Namun ini bentuk pertanggung jawaban saya,” ujarnya.

Selain itu menurut Said Didu, alasan dirinya mundur agar memperluas tempat pengabdian dalam berbagai bidang termasuk menjadi mitra bagi pemerintah, lembaga dan masyarakat.

Jabatan struktural yang pernah diemban Said Didu antara lain Pimpinan Pusat Bioteknologi, Kepala Sub Direktorat Peralatan dan Mesin (eselon III), dan Direktur Teknologi Agroindustri (eselon II), Sekretaris Kementerian BUMN (2005-2010).

Jabatan fungsional yang pernah diembannya antara lain peneliti madya bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (2001-2005), Perekayasa Madya Bidang Agroindustri (2011-sekarang).

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER