Hamdan Zoelva Didaulat Menjadi Ketua Pengajian Politik Islam (PPI)

Jakarta, Seruji.com – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Prof.DR. Hamdan Zoelva, didaulat menjadi Ketua Umum Pengajian Politik Islam (PPI). Peristiwa yang terjadi di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, pagi ini (15/1/2017) dihadiri oleh ribuan umat Muslim dari berbagai penjuru Jakarta yang mengikuti acara Sholat Subuh Berjamah.

Pada sambutannya, setelah dilantik menjadi Ketua PPI, Hamdan Zoelva menyampaikan, bahwa Pemimpin Islam itu dalam tataran sederhana Indonesia yang bukan negara Islam, adalah pemimpin yang memperjuangkan dan menjaga pola hidup keislaman dalam kehidupan masyarakat yang dipimpinnya.

 

Selain Prof.DR.Hamdan Zulfa, hadir Ust. Bachtiar Nasir, Lc. MM. selaku Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa – Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), KH Muhammad Khaththath selaku Sekjen Forum Umat Islam (FUI), Wasekjend Majelis Ulama Indonesia (MUI) ustazd Tengku Zulkarnaen serta Prof.DR.H Muhammad Amin Rais.

 

Hadir pula Anies Rasyid Baswedan, Ph.D  yang merupakan salah satu calon Gubernur DKI Jakarta dengan nomor urut 3 berpasangan dengan calon Wakil Gubernur Sandiaga Salahuddin Uno, B.A., MBA. Di barisan jamaah putri/ibu-ibu terlihat Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni, S.H., M.Si . yang dalam pertaruhan Pilgub DKI 2017 ini menjadi calon Wakil Gubernur berpasangan dengan Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., MPA., M.A dengan nomor urut 1. (dr/be)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Berdagang Kemiskinan

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.