Dukcapil Bantah Akan Polisikan Pemilik Akun Yang Viralkan Soal Jual Beli Data KTP-El

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membantah berita yang beredar yang menyatakan bahwa pihaknya akan mempolisikan Hendrawan (23), pemilik akun @hendralm karena memviralkan soal jual beli data KTP-elektronik (KTP-el).

“Nggak, kami tak singgung beliau,” kata Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh di Jakarta, Rabu (31/7).

Dijelaskan Zudan, bahwa memang pihaknya telah melaporkan kasus tersebut ke Direktorat Tindak Pidana Cyber Bareskrim, pada Selasa (30/7). Namun, yang dilaporkan bukan pemilik akun @hendralm.

“Direktur Fasilitasi Pemanfaatan Data dan Dokumen Kependudukan melaporkan soal jual beli data kependudukan yang sedang jadi isu hangat, bukan melaporkan beliau,” ujarnya.

Ditegaskan juga oleh Zudan, bahwa pihaknya mengambil langkah melaporkan kasus tersebut ke Bareskrim Polri adalah ingin memberi rasa tenang dan rasa aman kepada masyarakat.

“Yang ingin kita tangkap adalah pelaku jual beli data kependudukan, yang menyalah gunakan, yang menjual, yang membeli, dan memanfaatkan data untuk kejahatan, penipuan. Itu yang mau kita sanksi,” tegasnya.

Sebelumnya, Hendrawan mengaku kecewa karena dirinya dilaporkan akibat ciutannya mengenai adanya jual beli data KTP-el.

“Lah ini gimana? Kenapa saya yang malah jadi dilaporin? So far saya bikin thread mention sana sini supaya kasus ini dapat perhatian dari pemerintah dan supaya masyarakat lebih waspada terhadap data pribadinya sendiri. Kenapa malah saya yang dilaporkan?” ungkapnya lewat akun twitter @hendralm, Selasa (30/7).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Bersyariah dan Ruang Publik Inkusif

Saya sendiri berpendapat bahwa dasar negara Republik Indonesia Pancasila sudah sangat memadai sebagai kesepakatan bersama menuju tatanan bernegara yang demokratik sekaligus mewadahi religiusitas inklusif dari segenap warga negara Indonesia termasuk didalamnya mayoritas ummat Islam.

Promo Miras Holywings, Fahira: Ini Provokasi bukan Promosi

SERUJI.CO.ID - Anggota DPD RI yang juga Senator DKI...

Demo Penghina Nabi di India, Dua Remaja Tewas

SERUJI.CO.ID - Dua remaja Muslim tewas dalam kekerasan di...

Syafii Maarif dan Isu Perbudakan Spiritual

Bagi saya mendewa-dewakan mereka yang mengaku keturunan Nabi adalah bentuk perbudakan spiritual.

Innalillahi, Kembali Indonesia Berduka Guru Bangsa Buya Syafii Maarif Berpulang

Kabar duka kembali menyelimuti bangsa Indonesia dengan berpulangnya guru bangsa Buya Syafii Maarif pada hari hari ini, Jumat 27 Mei 2022.

Di Hari Kebangkitan Nasional Website Berisi Karya Denny JA Diluncurkan

Denny JA meluncurkan website 300 karyanya di website DENNY JA’s WORLD. Peluncuran webside ini bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional.

Pembunuhan Jurnalis: Selebriti Dunia Menuntut Pertanggungjawaban Pemerintah Israel

Lebih dari 100 selebriti dan artis mancanegara menuntut pertanggungjawaban pemerintah Israel terhadap pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Segarkan Wajah dengan A I U E O