Ditengah Merapatnya Prabowo ke Jokowi, Sandiaga “Deklarasi” Kembali ke Gerindra

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Disaat sedang santer isu calon menteri dari Partai Gerindra ditengah makin merapatnya Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto ke pemenang Pilpres 2019, Jokowi, mantan Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno membuat ‘deklarasi’ yang mengejutkan.

Sandiaga Uno yang sebelum Pilpres 2019 menyatakan keluar dari Partai Gerindra untuk berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2019, hari ini Selasa (15/10) menyatakan kembali ke partai asalnya tersebut.

‘Deklarasi’ kembalinya mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini ke Gerindra disampaikan lewat sebuah video yang diunggak lewat akun instagramnya.

“Saya kembali,” tulis Sandiaga di caption video yang ia bagikan disertai emoticon senyum, Selasa (15/10).

Terlihat di video tersebut Sandiaga berjalan di sebuah rumah mengarah ke kamera sambil membuka baju batiknya yang berwarna biru. Setelah baju batiknya terbuka, terlihat ia baju kaos hitam yang ia kenakan dengan tulisan Gerindra berwarna keemasan.

View this post on Instagram

SAYA KEMBALI 🙂

A post shared by Sandiaga Salahuddin Uno (@sandiuno) on

Hingga saat ini video tersebut telah ditonton 1,2 juta kali dan dikomentari lebih dari 19.000 akun.

Sementara itu, nama Sandiaga termasuk yang sering disebut-sebut akan menduduki kursi menteri jika Gerindra masuk ke koalisi pemerintah. Selain nama Sandiaga juga disebut nama Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon, dan Edhy Prabowo.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER