close

Diduga Lakukan Penipuan, Ketua DPRD Samarinda Ditahan Bareskrim Polri

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri menahan Ketua DPRD Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Alphad Syarif yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

Penahanan terhadap pria yang juga Calon Anggota Legislatif (Caleg) asal Gerindra ini, dilakukan karena dua kali mangkir dari panggilan penyidik.

“Perkara penipuan dengan penggelapan. Ada pelapora, Bereskrim dua kali melayangkan panggilan, tapi yang bersangkutan tidak hadir,” ungkap Kepala Divisi (Kadiv) Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (11/10).

Dijelaskan Setyo, Alphad dilaporkan seseorang bernama Haji Adam Malik ke Bareskrim Polri pada 3 November 2016 dengan surat laporan Nomor LP B 1105/XI/2016/BARESKRIM atas dugaan penipuan dan penggelapan.


Dua kali dipanggil mangkir, akhirnya polisi mencari Alphad ke Samarinda, namun tidak juga ditemukan. Polisi lalu mendapat informasi Alphad berada di Singapura. Saat pulang ke Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta pada 19 September 2018 pukul 21.00 WIB, Alphad pun ditangkap petugas.

“Penyidik mencari informasi, ternyata yang bersangkutan ada di Singapura. Ketika kembali dari Singapura dilakukan penangkapan. Yang bersangkutan ditahan di Mabes Polri,” jelas Setyo.

Terpisah, Direktur Tipidter Bareskrim Polri, Brigjen Fadil Imran menjelaskan bahwa Alphad Syarif diduga telah melakukan penipuan dan penggelapan terkait janji memenangkan perkara di Pengadilan Negeri (PN).

“Janji memenangkan sengketa di PN. Dijerat pasal penipuan dan penggelapan,” tukas Fadil.

Alpahrd Syarif sebelumnya adalah politisi Golkar waktu menduduki kursi DPRD Samarinda 2014-2019. Namun, ia kemudian mengundurkan diri dari Golkar dan maju kembali dalam pemilihan DPRD Samarinda lewat partai Gerindra. (ARif R)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

BPN Tiba di MK, Petugas Tutup Jalan Abdul Moeis

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Aparat gabungan menutup Jalan Abdul Moeis,...

BPN Ajukan Gugatan Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon...

Polisi Diminta Mengusut Kasus Pembakaran Mapolsek Tambelangan Hingga Tuntas

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa...

Jokowi Nyatakan Terbuka Untuk Bertemu Dengan Prabowo

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi menyatakan dirinya selalu terbuka...

Polisi dan TNI Tutup Jalan Menuju Kantor Kementerian dan MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Polisi dan TNI masih menutup sejumlah...

Delapan Kompi Gabungan TNI dan Polri Disiagakan di MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian menyiapkan delapan kompi pasukan untuk...

TERPOPULER

Viral: Video Prajurit TNI AD Cegah Polisi Keroyok Peserta Aksi 22 Mei

Diduga video tersebut terkait dengan peristiwa unjuk rasa 22 Mei yang berlangsung di Jakarta, namun tidak diketahui dimana lokasi video tersebut diambil.

BPN Undur ke MK, Pengamat: Dulu Mau Bawa 10 Truk Bukti, Satu Pun Tidak Muncul

"Dulu waktu menggugat hasil Pilpres 2014 juga dilakukan hari terakhir. Gembar-gembornya akan membawa 10 truk kontainer bukti kecurangan, ternyata satu truk pun tidak pernah muncul," kata Ari

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi