99 Koperasi Dibubarkan

0
94
Tri Widyani P., M.Si.

 MALANG– Sebanyak 99 koperasi di Kota Malang, Jawa Timur, selama kurun waktu 2016 dibubarkan karena berbagai hal, di antaranya struktur kelembagaannya tidak aktif, bahkan tidak jelas kepengurusan maupun alamatnya.

“Selain itu, puluhan koperasi tersebut tidak bisa lagi ditolong, meski kami sudah melakukan berbagai upaya, termasuk pendampingan manajemen agar bisa bangkit dan beroperasi kembali,” kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil menengah (UKM) Kota Malang Tri Widyani di Malang, Jumat.

Karena banyaknya koperasi yang dibubarkan itu, kata Tri Widyani yang akrab dipanggil Yani itu, jumlah koperasi di kota pendidikan pada tahun ini menyusut menjadi 718 dari tahun 2016 yang mencapai 817 koperasi. “Pembubaran koperasi itu sebenarnya sangat disayangkan, sebab koperasi merupakan salah satu tonggak perekonomian,” urainya.

Agar kondisi perkoperasian yang masih aktif dan beroperasi serta tetap bertahan di Kota Malang, kata yani, pihaknya sudah menyiapkan berbagai skema mengembangkan dunia perkoperasian, salah satunya dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.

Sistem pemasaran dalam jariungan (online) dengan menggerakkan e-Commers merupakan salah satu terobosan yang kini didalami. Selain itu, peningkatan kapasitas pengurus koperasi digencarkan dengan memberi bekal kemampuan teknologi informasi melalui forum pertemuan dan sosialisasi.

Ia mengakui juga ada beberapa pihak yang membantu mengembangkan koperasi di Kota Malang, termasuk dukungan dari Dinas Koperasi tingkat provinsi dan Kementerian. “Kami juga akan mengusulkan lima koperasi di daerah ini sebagai koperasi berprestasi agar bisa menjadi percontohan bagi koperasi lain, salah satunya adalah KPRI Gajayana,” katanya.

Menurut dia, perlu ada percontohan supaya pengelolaan koperasi lebih baik, termasuk kapasitas kepengurusan, manajemen pengelolaan dan hal lainnya yang mampu mendukung bangkitnya perkoperasian di Kota Malang, sehingga ke depan tidak ada lagi koperasi yang bubar.

Sebenarnya koperasi di Kota Malang yang tidak aktif lebih dari 200, namun koperasi-koperasi yang tidak aktif tersebut mampu bangkit kembali setelah mendapatkan pendampingan manajemen dan peningkatan kapasitas kepengurusan dari Dinas Koperasi setempat.

 

EDITOR : Yus Arza

Komentar

BACA JUGA

Akhir Musim 2018, Tim Tech 3 Berpisah Dengan Yamaha

TOKYO, SERUJI.CO.ID - Tim Tech3 MotoGP akan mengakhiri kemitraan mereka dengan Yamaha pada akhir musim, demikian diumumkan pabrikan Jepang itu pada Kamis (22/2). Tim itu,...
Bandung Banjir

Hujan Deras Tiada Henti, Beberapa Ruas Jalan di Bandung Tergenang Air

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (22/2) sore hingga tengah malam membuat beberapa ruas jalan di Kota Bandung, Jawa Barat tergenang air. Beberapa...

Meski Menang 2-0 dari RB Leipzig di Liga Europa, Napoli Tersingkir

BERN, SERUJI.CO.ID - Pemuncak klasemen Liga Italia Napoli hampir mencatatkan kebangkitan dramatis di Liga Europa ketika mereka menang 2-0 di markas RB Leipzig, namun mereka...
novel baswedan

Fadli Zon Berharap Kasus Penyerangan Terhadap Novel Diusut Tuntas

KUDUS, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua DPR Fadli Zon berharap kasus penyerangan terhadap Penyidik KPK Novel Baswedan segera diusut hingga tuntas. "Siapa pun yang melakukan tindak...

Relawan Nasionalis Dukung Penuh Gus Ipul-Puti

MALANG, SERUJI.CO.ID - Relawan kaum nasionalis di Malang Raya memutuskan dukungan untuk calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan calon Wakil Gubernur...
loading...
IMG-20180222-WA0019

Dinas Ketahanan Pangan Gandeng Fatayat NU Lakukan Ini

Kotawaringin Barat - Dinas katahanan pangan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah, Rabu (21/2) memberikan pelatihan keterampilan membuat sapu lidi kepada masyarakat desa Sebuai...

Keistimewaan Air Bekas Wudhu terhadap Kehidupan Tanaman

Air sebagai sumber kehidupan sudah menjadi pengetahuan umum. Sementara di bumi kondisi air macam-macam. Dari berbagai macam air itu ternyata berbeda-beda pula terhadap tanaman. Untuk...
IMG20180222054602

Kota Ini Mulai Dikepung Kabut Asap, Siapa Pelakunya..?

Kotawaringin Barat - Hampir sepekan udara kota Pangkalan Bun tampaknya sudah tidak bersahabat. Kebut asap mulai menyeruak aromanya tercium tidak sedap hanya karena ulah...