99 Koperasi Dibubarkan

 MALANG– Sebanyak 99 koperasi di Kota Malang, Jawa Timur, selama kurun waktu 2016 dibubarkan karena berbagai hal, di antaranya struktur kelembagaannya tidak aktif, bahkan tidak jelas kepengurusan maupun alamatnya.

“Selain itu, puluhan koperasi tersebut tidak bisa lagi ditolong, meski kami sudah melakukan berbagai upaya, termasuk pendampingan manajemen agar bisa bangkit dan beroperasi kembali,” kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil menengah (UKM) Kota Malang Tri Widyani di Malang, Jumat.

Karena banyaknya koperasi yang dibubarkan itu, kata Tri Widyani yang akrab dipanggil Yani itu, jumlah koperasi di kota pendidikan pada tahun ini menyusut menjadi 718 dari tahun 2016 yang mencapai 817 koperasi. “Pembubaran koperasi itu sebenarnya sangat disayangkan, sebab koperasi merupakan salah satu tonggak perekonomian,” urainya.

Agar kondisi perkoperasian yang masih aktif dan beroperasi serta tetap bertahan di Kota Malang, kata yani, pihaknya sudah menyiapkan berbagai skema mengembangkan dunia perkoperasian, salah satunya dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.

Sistem pemasaran dalam jariungan (online) dengan menggerakkan e-Commers merupakan salah satu terobosan yang kini didalami. Selain itu, peningkatan kapasitas pengurus koperasi digencarkan dengan memberi bekal kemampuan teknologi informasi melalui forum pertemuan dan sosialisasi.

Ia mengakui juga ada beberapa pihak yang membantu mengembangkan koperasi di Kota Malang, termasuk dukungan dari Dinas Koperasi tingkat provinsi dan Kementerian. “Kami juga akan mengusulkan lima koperasi di daerah ini sebagai koperasi berprestasi agar bisa menjadi percontohan bagi koperasi lain, salah satunya adalah KPRI Gajayana,” katanya.

Menurut dia, perlu ada percontohan supaya pengelolaan koperasi lebih baik, termasuk kapasitas kepengurusan, manajemen pengelolaan dan hal lainnya yang mampu mendukung bangkitnya perkoperasian di Kota Malang, sehingga ke depan tidak ada lagi koperasi yang bubar.

Sebenarnya koperasi di Kota Malang yang tidak aktif lebih dari 200, namun koperasi-koperasi yang tidak aktif tersebut mampu bangkit kembali setelah mendapatkan pendampingan manajemen dan peningkatan kapasitas kepengurusan dari Dinas Koperasi setempat.

 

EDITOR : Yus Arza

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Mementingkan Sasaran, Bukan Sarana

Karena itu, term NKRI Bersyariah, itu sejatinya bid’ah; tidak ada presedennya dalam sejarah Islam alias mengada-ada. Sesuatu yang bid’ah semestinya dijauhi oleh para pengikut Rasulullah Saw. Apalagi jika istilah ini diniatkan untuk hajat politik yang pragmatis.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.