99 Koperasi Dibubarkan

0
84
Tri Widyani P., M.Si.

 MALANG– Sebanyak 99 koperasi di Kota Malang, Jawa Timur, selama kurun waktu 2016 dibubarkan karena berbagai hal, di antaranya struktur kelembagaannya tidak aktif, bahkan tidak jelas kepengurusan maupun alamatnya.

“Selain itu, puluhan koperasi tersebut tidak bisa lagi ditolong, meski kami sudah melakukan berbagai upaya, termasuk pendampingan manajemen agar bisa bangkit dan beroperasi kembali,” kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil menengah (UKM) Kota Malang Tri Widyani di Malang, Jumat.

Karena banyaknya koperasi yang dibubarkan itu, kata Tri Widyani yang akrab dipanggil Yani itu, jumlah koperasi di kota pendidikan pada tahun ini menyusut menjadi 718 dari tahun 2016 yang mencapai 817 koperasi. “Pembubaran koperasi itu sebenarnya sangat disayangkan, sebab koperasi merupakan salah satu tonggak perekonomian,” urainya.

Agar kondisi perkoperasian yang masih aktif dan beroperasi serta tetap bertahan di Kota Malang, kata yani, pihaknya sudah menyiapkan berbagai skema mengembangkan dunia perkoperasian, salah satunya dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.

Sistem pemasaran dalam jariungan (online) dengan menggerakkan e-Commers merupakan salah satu terobosan yang kini didalami. Selain itu, peningkatan kapasitas pengurus koperasi digencarkan dengan memberi bekal kemampuan teknologi informasi melalui forum pertemuan dan sosialisasi.

Ia mengakui juga ada beberapa pihak yang membantu mengembangkan koperasi di Kota Malang, termasuk dukungan dari Dinas Koperasi tingkat provinsi dan Kementerian. “Kami juga akan mengusulkan lima koperasi di daerah ini sebagai koperasi berprestasi agar bisa menjadi percontohan bagi koperasi lain, salah satunya adalah KPRI Gajayana,” katanya.

Menurut dia, perlu ada percontohan supaya pengelolaan koperasi lebih baik, termasuk kapasitas kepengurusan, manajemen pengelolaan dan hal lainnya yang mampu mendukung bangkitnya perkoperasian di Kota Malang, sehingga ke depan tidak ada lagi koperasi yang bubar.

Sebenarnya koperasi di Kota Malang yang tidak aktif lebih dari 200, namun koperasi-koperasi yang tidak aktif tersebut mampu bangkit kembali setelah mendapatkan pendampingan manajemen dan peningkatan kapasitas kepengurusan dari Dinas Koperasi setempat.

 

EDITOR : Yus Arza

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Meski Tertunda Karena Hujan, Akhirnya Tenda Bantuan Untuk Rohingya Dapat Didirikan

BANGLADESH – Akhirnya tenda bantuan dari Indonesia untuk pengungsi Rohingya sudah berdiri. meskipun sebelumnya sempat tertunda akibat hujan deras pada hari Kamis (21/9), di...

Oktober, Jadi Tidaknya Demokrat Usung Khofifah Ditentukan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Peluang Mensos Khofifah Indar Parawansa untuk mendapatkan rekomendasi dari Partai Demokrat pada Pilgub Jatim 2018 mendatang terbuka lebar. Pasalnya, menurut rencana...

Pengamat: Emil-Daniel Perpaduan Yang Saling Melengkapi

JAKARTA- Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, mengatakan bila Partai Golkar memutuskan mendukung pasangan Ridwan Kamil (Emil)-Daniel Mutaqien pada...

Uber Terancam Dilarang Beroperasi di London

LONDON - Perusahaan operator transportasi online Uber terancam tidak dapat beroperasi di London setelah perpanjangan lisensi operasinya ditolak oleh otoritas transportasi London, Transport for...

Rotasi Pejabat, Soekarwo Promosikan Adik La Nyalla Mattalitti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo merotasi sejumlah nama menduduki jabatan baru di Pemprov Jatim. Tak terkecuali adik kandung La Nyalla Mattalitti, yakni...

Polisi Mimika Sita Ribuan Sachet Obat Batuk

TIMIKA - Kepolisian Sektor Mimika Baru, Polres Mimika, Papua, menyita 40 karton berisi 59.610 sachet obat batuk jenis komix yang dijual bebas tanpa izin...