744 Peserta Mudik Gratis BUMN Diberangkatkan dari Pelabuhan Sampit

SAMPIT, SERUJI.CO.ID – Sebanyak 744 penumpang yang merupakan peserta mudik gratis bareng BUMN diberangkatkan dari Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menggunakan KM Leuser menuju Semarang, Jawa Tengah.

“KM Leuser membawa 1.643 penumpang menuju Semarang, sebanyak 744 orang di antaranya adalah peserta mudik gratis BUMN yang terdiri dari peserta dari PT Pelindo III sebanyak 600 orang, Jasindo 100 orang dan Askrindo 44 orang,” kata Kepala PT Pelni Cabang Sampit Agus Suprijatno di Pelabuhan Sampit, Jumat (31/5).

KM Leuser akan menempuh perjalanan sekitar 30 jam menuju Semarang. Proses pemberangkatan dari Pelabuhan Sampit berjalan lancar dan diharapkan tiba dengan selamat di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Ini merupakan gelombang kedua rombongan mudik gratis bareng BUMN yang diberangkatkan dari Pelabuhan Sampit. Kamis (30/5) pagi, sebanyak 500 peserta mudik gratis bareng BUMN yang difasilitasi PT Jasa Raharja diberangkatkan dari Pelabuhan Sampit menuju Semarang menggunakan KM Egon.

Berdasarkan data yang diterima PT Pelni Cabang Sampit, total jumlah peserta program mudik gratis bareng BUMN melalui Pelabuhan Sampit pada musim mudik lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah atau tahun 2019 sebanyak 1.695 orang.

PT Pelni menyiapkan tiga kapal untuk mengangkut peserta mudik gratis dari Pelabuhan Sampit. Setelah KM Egon dan KM Leuser tujuan Semarang, satu kapal terakhir akan mengangkut pemudik gratis bareng BUMN yaitu KM Kelimutu yang akan berangkat Sabtu (1/6) menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali mengadakan mudik gratis Lebaran 2019. Tahun ini ada 104 BUMN yang mengikuti program mudik gratis, meningkat dibanding tahun sebelumnya yakni 64 BUMN.

Urusan teknis ditangani perusahaan BUMN yang menjadi penyelenggaranya, sedangkan PT Pelni menyiapkan dari armada angkutannya. PT Pelni sudah mengalokasikan 1.695 seat untuk program mudik gratis bareng BUMN tersebut.

“Peserta mudik gratis bergabung dengan penumpang umum yang juga berangkat menggunakan kapal tersebut. Sisanya besok naik KM Kelimutu tujuan Surabaya,” tambah Agus.

Agus menginformasikan, masih ada ada tiga kapal mereka yang akan mengangkut pemudik dari Pelabuhan Sampit. Tiket jadwal keberangkatan Sabtu (1/6) sudah habis terjual, sedangkan yang tersisa hanya untuk keberangkatan Senin (3/6) dan Selasa (4/6) nanti.

Masyarakat yang ingin mudik diimbau segera membeli tiket selama masih tersedia. Jika terlambat, tiket akan habis karena hanya tersisa kurang 10 persen dari jumlah kursi.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Macam Riba Yang Diharamkam