Universitas Jember Berikan Kuliah “S2” Gratis Bagi Petani

1
114
Universitas Jember
Universitas Jember

JEMBER, SERUJI.CO.ID – Universitas Jember (Unej) akan memberikan kuliah gratis setiap hari Sabtu atau Saben Sabtu (S2) bagi petani di Kabupaten Jember dan wilayah Besuki Raya yang meliputi Kabupaten Lumajang, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi.

Pembukaan Kuliah S2 petani diawali dengan kuliah umum oleh Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Dedi Junaidi di Gedung Soetardjo Kampus Unej, Jawa Timur, Sabtu (11/11).

“Kegiatan kuliah S2 gratis bagi petani itu menjadi salah satu usaha kampus Unej untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jember dan wilayah Besuki Raya,” kata Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Unej Zulfikar di Gedung Soetardjo kampus setempat.

Menurutnya pelaksanaan Kuliah “S2” petani akan berjalan beriringan dengan menerjunkan mahasiswa sebagai pendamping petani melalui program kuliah kerja nyata (KKN).

Sementara koordinator kegiatan Marga Mandala mengatakan kuliah “S2” gratis bagi petani itu dimulai secara resmi pada Desember mendatang.

“Kami sudah menyiapkan dua bentuk kuliah, pertama kuliah tematik yakni menawarkan beragam tema seperti proteksi tanaman, kesuburan tanah, pascapanen dan tema lainnya yang sesuai dengan kondisi nyata petani di Jember dan Besuki Raya,” katanya.

Bentuk kedua, yakni kuliah pendampingan terhadap petani dan calon petani yang sedang menghadapi permasalahan tertentu dalam hal bercocok tanam.

“Rencananya untuk angkatan pertama, kuliah petani akan dibuka dua kelas dengan jumlah masing-masing peserta di setiap kelas maksimal 25 orang. Bagi petani dan calon petani yang berminat dapat menghubungi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Jember,” ujarnya.

Kuliah gratis bagi petani itu disambut hangat oleh ratusan petani dan mahasiswa Fakultas Pertanian dan Teknologi Pertanian Unej yang memadati kegiatan kuliah umum dalam rangka “Jember International Coffee Conference” di Gedung Soetardjo Unej.

Purwanto, salah seorang petani asal Desa Mojosari, Kecamatan Puger mengatakan petani di wilayah selatan Jember pada umumnya adalah petani cabai dan semangka yang kini menghadapi masalah dengan kondisi tanah pesisir yang butuh penanganan khusus.

“Di sisi lain, kami memiliki potensi pupuk organik dari limbah kotoran ternak yang melimpah, namun tidak tahu bagaimana mengolahnya dan pemasaran panen semangka juga bermasalah karena masih bergantung pada tengkulak, sehingga petani tidak memiliki kepastian harga,” katanya.

Ia berharap program kuliah “S2” secara gratis tersebut dapat memberikan pengetahuan tentang pertanian dan akses bagi petani untuk meningkatkan kesejahteraan. (Ant/SU02)

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polandia Bermain Tanpa Kualitas Hadapi Kolombia

RUSIA, SERUJI.CO.ID - Polandia memasuki putaran final Piala Dunia dengan peringkat tertinggi dari empat tim di Grup H dengan urutan kedelapan FIFA, tetapi akhirnya menjadi...

FIFA Sanksi Federasi Polandia Terkait Spanduk Politis

RUSIA, SERUJI.CO.ID -  FIFA mengatakan pada Sabtu (23/6) malam bahwa pihaknya menjatuhkan denda 10.000 franc Swiss kepada Asosiasi Sepak Bola Polandia, untuk apa yang disebut...

Kolombia Berhasil Singkirkan Polandia Lolos Babak 16 Besar

RUSIA, SERUJI.CO.ID - Perjalanan Kolombia di Piala Dunia kembali mendapat harapan berkat kemenangan 3-0 atas Polandia di Grup H pada malam yang panas di Kazan...

Jepang Tahan Imbang Senegal 2-2

RUSIA, SERUJI.CO.ID - Tim nasional sepak bola Jepang bermain imbang 2-2 saat menghadapi kesebelasan Senegal dalam pertandingan Grup H Piala Dunia 2018 yang dihelat di...

Inggris Pesta Gol Lawan Panama 6-1

RUSIA, SERUJI.CO.ID -  Inggris berpesta gol atas Panama 6-1 dalam pertandingan Grup G Piala Dunia 2018 yang dihelat di Nizhny Novgorod Stadium, Nizhny Novgorod, Rusia,...