Turki Hapus Pelajaran Evolusi Darwin dari Kurikulum Sekolah

ANKARA – Pemerintah Turki dalam rancangan kurikulum pendidikan yang baru melarang sekolah-sekolah mengajarkan teori evolusi Charles Darwin kepada para siswa. Alasannya karena teori tersebut dianggap menuai perdebatan, kontroversial, dan telalu sulit dipahami siswa.

“Kami yakin subyek ini (teori evolusi) jauh melampaui pemahaman para siswa,” kata Kepala Dewan Kurikulum Nasional di Kementerian Pendidikan Turki Alpaslan Durmus, seperti dilaporkan laman The Telegraph, Jumat (24/6).

Durmus menambahkan, satu bab soal evolusi sudah disingkirkan dari buku pelajaran biologi kelas sembilan dan baru akan diajarkan di level universitas.

Menurutnya, keputusan ini cukup tepat. Sebab siswa kelas sembilan tidak diberi pendahulunya untuk mendiskusikan bagian ‘Asal Kehidupan dan Evolusi’ di kelas biologi.

“Bagian ini akan tertunda hingga studi sarjana,” ujar Durmus.

Ia mengatakan, rancangan terkait penghapusan materi tentang teori evolusi Charles Darwin telah diajukan kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

“Sang presiden juga telah menyepakati rancangan tersebut,” kata Durmus.

Bukan itu saja, kurikulum baru nanti juga akan memangkas jam pengajaran materi sekularisme warisan Mustafa Kemal Ataturk.

Perubahan final kurikulum pendidikan Turki akan diumumkan pekan depan setelah perayaan hari raya Idul Fitri.

Sejumlah media massa Turki menyebut, kurikulum baru nanti akan menambah jam pelajaran agama dengan penekanan pada kontribusi ilmuwan Turki dan Muslim dalam sejarah dunia.

“Perubahan ini didasari konsultasi publik yang melibatkan orangtua murid dan masyarakat secara luas,” kata Durmus.

Masalah teori evolusi ini memicu perdebatan awal tahun ini ketika Wakil Perdana Menteri Numan Kurtulmus menyebut teori itu kuno dan tak memiliki bukti kuat. (IwanY)

2 KOMENTAR

  1. Teori evolusi hanya ilusi tidak berdasarkan fakta ilmiah. Teori ini dibangun oleh anti Tuhan untuk menjauhkan dari kesimpulan bahwa semua mahluk adalah diciptakan lengkap sempurna sejak awal.. Sebagai umat beriman saatnya mengembalikan kepemahaman yang hakiki, alam semesta dan semua mahluk didalamnya adalah karya Allah SWT, Sang Maha Pencipta..

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Reposisi Sekolah Demi Pendidikan

Menempatkan sekolah sebagai lembaga yang paling membentuk keterpelajaran seseorang adalah mitos dan tahayul, kalau tidak bisa disebut hoaks.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER