Tiga Menteri Resmikan Politeknik Ketenagakerjaan

0
32
Peresmian Politeknik Ketenagakerjaan
Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dakhiri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, dan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir saat penandatanganan peresmian Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) di Bekasi Selatan, Jumat (27/10/2017). (Foto: Satria/SERUJI)

BEKASI, SERUJI.CO.ID – Tiga Menteri Kabinet Kerja Jokowi-JK menghadiri peresmian Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) yang berlokasi di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) di Jalan Guntur Raya No. 1, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, pada Jumat (27/10).

Selain Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dakhiri, dua menteri lainnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Asman Abnur dan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (MenRistekDikti) Mohammad Nasir.

Dalam sambutannya Menaker Hanif Dakhiri mengatakan tantangan ketenagakerjaan ke depan yang semakin kompleks membutuhkan sumber daya manusia yang profesional di bidang Ketenagakerjaan.

“Untuk mengantisipasi masalah tersebut, Kemenaker perlu membangun Politeknik yang spesifik pada aspek Ketenagakerjaan,” ujar Hanif.

Sebagai jembatan emas dalam menyiapkan tenaga profesional dan handal, Hanif mengatakan Polteknaker mengemban tugas yang mulia dan bermakna, untuk menghasilkan sumberdaya manusia yang kompeten dan mampu bersaing di era perdagangan bebas, khususnya di bidang ketenagakerjaan.

Untuk mendukung hal tersebut, terang Hanif, Politeknik Ketenagakerjaan membuka tiga program studi yang dikembangkan yakni program studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Relasi Industri, dan Manajemen Sumber Daya Manusia.

“Saya mengapresiasi besarnya animo masyarakat masuk Politeknik Ketenagakerjaan. Hal ini terbukti dengan kuota kebutuhan mahasiswa yang hanya 90 orang, tapi diperebutkan oleh 2.605 orang,” ujarnya.

Tujuan dari pendirian Politeknik ini sebagai bentuk perwujudan Pemerintah dalam rangka mendukung Nawacita ke-6 (Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia) dan Nawa Kerja Ketenagakerjaan ke-2 (Percepatan Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja), oleh karenanya jajaran Kementerian Ketenagakerjaan dengan segenap tenaga dan pikiran membangun Politeknik Ketenagakerjaan.

“Politeknik ini sebagai bentuk jawaban dari kebutuhan kalangan stakeholders yang menginginkan adanya sumber daya manusia yang handal, terampil, kompeten, siap pakai, dan siap kerja,” tutur Hanif.

Ia pun berharap dalam beberapa tahun ke depan, Polteknaker ini dapat menjadi salah satu lembaga pendidikan penghasil SDM profesional pada aspek ketenagakerjaan, yang mampu menjadi 20 besar Politeknik di tingkat global.

”Sekali lagi saya menghimbau agar dunia usaha atau industri dapat bersama-sama kami dalam mewujudkan keinginan tersebut,” ujarnya.

Kepada para mahasiswa baru, Menaker Hanif selain mengucapkan selamat atas diterimanya menjadi mahasiswa Polteknaker Angkatan I, dirinya pun berharap para mahasiswa dapat mengikuti seluruh kegiatan pendidikan dengan baik dan mampu mencapai prestasi yang maksimal dengan cara bekerja, berdedikasi, jujur, untuk menjadi profesional. (Satria/SU02)

BACA JUGA

Ratusan Bangunan Warisan Budaya, Belum Dapat Rekomendasi Cagar Budaya

 KULON PROGO, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 300 bangunan warisan budaya yang tersebar di 12 kecamatan, di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum mendapat rekomendasi...

Gunakan Ijaazah Palsu, KPU Tak Loloskan Kandidat Petahana

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kandidat petahana dalam Pilkada Mimika yakni Eltinus Omaleng yang berpasangan dengan Johanes Rettob, dinyatakan tidak memenuhi syarat menjadi peserta pilkada serentak...

Dua Pemukiman Terbakar Akibat Karhutla, Polisi Tindak Tegas Pelaku

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono mengatakan telah memerintahkan seluruh jajaran untuk menangkap pelaku pembakaran lahan dan menindak...

Bawaslu: Kabupaten Badung Rawan Pelanggaran Pilkada Bali

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bali menyatakan Kabupaten Badung menjadi daerah yang paling rawan terjadi pelanggaran Pilkada Bali 2018, dibandingan dengan delapan...

Cegah Kenakalan Remaja, Pemkot Berlakukan Jam Malam Pelajar

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut) akan memberlakukan jam malam kepada pelajar di daerah ini, untuk mencegah mereka melakukan tindakan...
loading...
Ilustrasi

Sudah Tepatkah Berlomba-lomba Membuka Minimarket Ummat?

Gegap gempita ummat berjamaah mendirikan Koperasi dengan usaha minimarket perlu diapresiasi. Pasalnya telah tumbuh kesadaran bagaimana menumbuhkan ekonomi ummat supaya lebih berdaya di negeri...
IMG20180217143208

Mengenal Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat - Terlintas dalam benak kita sebutan Istana Kuning maka warnanya akan kuning semua. Namun beda dengan Istana Kuning yang berada di tengah...
IMG_20180214_093436_928

Pilkada Calon Tunggal, Demokratiskah?

Pemilihan kepala daerah serentak sudah dalam hitungan bulan lagi.  Harapan akan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.  Begitu juga...