Terlambat Bayar SPP, Ratusan Mahasiswa IAIN Mataram di Sanksi Cuti Paksa

MATARAM – Ratusan Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram, Nusa Tenggara Barat terancam dikenakan sanksi cuti paksa akibat terlambat membayar uang SPP. Bagi Mahasiswa yang dijatuhkan sanksi ini dipaksa untuk tidak dapat mengikuti perkuliahan selama satu semester.

“Ada 309 orang mahasiswa yang terdata. Sudah menerima daftar cuti 152 orang, 157 orang lagi masih dibahas,” kata Rektor IAIN Mataram Dr H Mutawalli MAg saat menerima kedatangan pimpinan dan anggota Komisi V DPRD NTB di Kampus IAIN Mataram, Rabu (22/3), sebagaimana dilansir Antara.

Hal ini dilakukan, jelas Mutawalli, untuk memperbaiki sistem administrasi kampus dan membuat tidak ada lagi tunggakan pembayaran uang SPP.

Ia juga menjelaskan bahwa sebelum sanksi dijatuhkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi sebulan sebelum waktu pembayaran SPP. Sosialisasi dilakukan dengan berbagai cara, lewat pamflet, pengumuman di website IAIN dan lain sebagainya. Namun mahasiswa terkesan mangacuhkan pengumuman tersebut.

Aturan pemberian sanksi ini diberlakukan berdasarkan hasil keputusan rapat yang dilakukan IAIN, dimana tidak ada lagi perpanjangan pembayaran SPP bagi mahasiswa yang terlambat. Karena suatu sistem kalau tidak dibangun dengan baik maka tidak akan bisa maju.

“Tidak ada tawar-menawar, karena ini keputusan final,” ujar Mutawalli.

Wakil Rektor II IAIN Mataram Dr Amir Aziz menjelaskan jumlah mahasiswa IAIN tercatat 12.000 orang. “Daripada terganggu oleh 309 orang, lebih baik kita tindak tegas,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi menjelaskan terkait kedatangannya bersama anggoya Komisi V ke kampus IAIN Mataram adalah untuk meminta klarifikasi atas keluhan para mahasiswa IAIN yang disampaikan ke DPRD Mataram, karena tidak dapat kuliah akibat telat membayar SPP.

“Mereka paparkan kepada kami bahwa akan dicuti secara paksa dan dipersulit pihak kampus, karena belum membayar SPP,” kata Hanafi.

Melihat kondisi yang ada, dan setelah mendengar penjelasan Rektor IAIN Mataram, DPRD NTB berharap agar pihak kampus memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk mendaftar ulang dan ikut perkuliahan. Sambil melakukan sosialisasi, dan semester depan baru aturan tersebut diterapkan dengan tegas.

“Ini juga tanggung jawab moral, karena pendidikan sangat penting terhadap kemajuan daerah,” kata Mori Hanafi didampingi anggota Komisi V DPRD NTB, TGH Muammar Arafat.

EDITOR: Harun S

 

2 KOMENTAR

  1. kalau dilihat surat pengumuman bernomor 19/In.07/KU.00.1472/2017 tentang tidak adanya perpanjangan pembayaran SPP, baru dikeluarkan dan disosialisasikan tanggal 8 februari 2017 (lihat IAIN Mataram.ac.id) sedangkan tempo waktu pembayaran SPP dimulai dr tanggal 9 januari dan ditutup pada tanggal 9 februari 2017. itu artinya sosialisasi tentang kebijakan baru tentang tak ada perpanjangan spp disemester ini baru dilakukan setelah pembayaran spp ditutup.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.