Mendikbud Akan Perketat Pengawasan Peredaran Buku Pelajaran

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy akan memperketat pengawasan peredaran buku-buku pelajaran dengan memperkuat fungsi tim penilai buku pelajaran yang telah dibentuk.

“Mulai tahun depan tim itu akan kami perkuat, akan kami awasi agar melakukan tugas dengan sungguh-sungguh,” kata Muhadjir di Yogyakarta, Kamis (14/12).

Hal itu disampaikan Mendikbud untuk merespons peredaran buku pelajaran yang menyebutkan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Pada halaman 64 buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas 6 SD yang diterbitkan oleh Intan Pariwara dan Yudistira tertera keterangan bahwa negara Israel beribu Kota Yerusalem.

Penguatan fungsi tim penilai buku pelajaran Kemendikbud antara lain akan dilakukan dengan meningkatkan insentif bagi tim itu.

“Kami cek insentifnya tidak memadai jika dibandingkan beban tugas mereka,” kata dia.

Sementara itu, terhadap buku pelajaran yang menyebutkan Yerusalem adalah Ibu kota Israel, menurut dia, Kemendikbud akan segera menarik buku-buku yang sudah terlanjur beredar. “Buku itu memang harus ditarik,” kata dia.

Menurut Muhadjir, buku tersebut beredar tanpa melalui pengujian dari tim penilai atau evaluasi Kemendikbud.

“Jadi bisa dikategorikan itu buku liar karena tidak melalui penilaian tim Kemendikbud,” kata dia.

Ia meminta seluruh buku pelajaran yang akan diedarkan oleh penerbit agar melalui tim penilai buku pelajaran Kemendikbud terlebih dahulu. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

Pemimpin Belum Lulus

Disabilitas Mental dan Pemilu

Ketika Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Hasyim Asy'ari menyampaikan bahwa KPU mendata pemilih penyandang disabilitas mental atau sakit jiwa, muncul pertanyaan penderita penyakit jiwa mana yang diberikan hak untuk memilih?

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.