MAN 1 Rokan Hilir Buat Terobosan Ujian Nasional

0
115
Siswa SMA/MAN
Ilustrasi Kegiatan Belajar Siswa SMA/MAN. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, membuat terobosan dalam menghadapi Ujian Nasional (UN) yang bakal digelar pada April dan Mei tahun 2018.

“Terobosan tersebut sudah dimulai sejak Oktober 2017 antara lain menyiapkan mental siswa kelas XII dan uji coba sejumlah materi ujian agar mereka tidak terbebani saat menghadapi UN,” kata Kepala Kepala MAN 1 Rokan Hilir, Rahmawati di Rokan Hilir, Kamis (7/12).

Menurut dia, terobosan dilakukan karena tahun pelajaran 2017-2018 bagi MAN 1 Rokan Hilir perdana melaksanakan UN berbasis komputer atau UNBK.

Ia mengatakan, persipan materi ujian diambil dari sejumlah materi ujian yang pernah diberikan pada tahun penyelenggaraan UN sebelumnya yang sebelumnya siswa disiapkan untuk mampu mengoperasikan komputer untuk UN berbasis komputer itu.

“Jauh hari kita persiapan siswa agar mereka tidak bingung memikirkan antara materi dan mengoperasikan komputer. Selain itu sejumlah materi ujian juga diberikan,” katanya.

Pada tahap berikutnya, siswa akan mengikuti simulasi UNBK tahap 2 yang akan dilaksanakan beberapa bulan kedepan.

Melalui tahap-tahap persiapan ini, katanya berharap, siswa bisa menjawab soal dengan maksimal, sesuai waktu yang sudah ditentukan.

Ia menjelaskan, Ujian Nasional adalah sistem evaluasi standar pendidikan dasar dan menengah secara nasional dan persamaan mutu tingkat pendidikan antar daerah yang dilakukan oleh Pusat Penilaian Pendidikan, Depdiknas di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003.

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya.

“Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau paper based test (PBT) yang selama ini sudah berjalan,” katanya.

Sebab, katanya, penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline.

Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online. (Ant/SU03)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
traffic

Beijing Akan Terapkan Aturan Pembatasan Kendaraan Bermotor

BEIJING, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota Beijing mengeluarkan kebijakan baru untuk membatasi jumlah kendaraan bermotor di Ibu Kota China itu guna memperlancar arus lalu lintas di...

Dua Gol Kane Taklukkan Tunisia 2-1

VOLGOGARD, SERUJI.CO.ID - Gol tandukan kepala menjelang pertandingan usai dari dua gol Harry Kane membawa Inggris menang 2-1 atas Tunisia pada pertandingan pembukaan Grup G...

Dikalahkan Swedia, Son Heung-min Salahkan Dirinya Sendiri

NIZHNY NOVGOROD, SERUJI.CO.ID -Penyerang Son Heung-min menyalahkan dirinya sebagai penyebab kekalahan 1-0 Korea Selatan (Korsel) oleh Swedia dalam pertandingan pembuka Piala Dunia mereka pada...

Kekalahan Jerman, Peringatan Spanyol untuk Hadapi Iran

KAZAN, SERUJI.CO.ID - Spanyol memulai pertandingan pembuka Piala Dunia yang sulit melawan Portugal dengan pola permainan yang mengesankan setelah diterpa masalah pemecatan pelatih Julen Lopetegui...

Belgia Taklukkan Panama 3-0

SOCHI, SERUJI.CO.ID - Kreatifitas dan kekuatan Belgia terbukti terlalu kuat bagi debutan Piala Dunia Panama, ketika favorit Grup G itu mengatasi aksi heroik kiper Jaime...