Kemristekdikti Wacanakan Pengurangan Fakultas

2
114
Mohamad Nasir
Mohamad Nasir. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mewacanakan pengurangan fakultas untuk efisiensi di perguruan tinggi.

“Kami mewacanakan efisiensi fakultas, karena di luar negeri saja jumlah fakultas tidak sebanyak di sini,” ujar Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir di Pekanbaru, Rabu (15/11).

Nasir memberi contoh di Universitas Queensland, Australia, hanya ada lima fakultas yakni fakultas sains, fakultas kesehatan, fakultas sains sosial dan kemanusiaan, fakultas teknik, dan fakultas ekonomi bisnis dan hukum.

Sementara di sejumlah perguruan tinggi di Tanah Air memiliki fakultas lebih dari lima. Di Universitas Riau saja, memiliki 10 fakultas.

“Banyaknya fakultas sangat berkaitan dengan pejabatnya dan tunjangannya. Bisa nggak enam dekan menjadi satu dekan?,” tanyanya.

Mantan Rektor Universitas Diponegoro itu mengaku pernah mensimulasikan dan diperkirakan akan bisa menghemat anggaran sekitar 30 hingga 40 persen. Untuk tunjangan pejabat program studi saja, kata dia, menghabiskan anggaran sekitar 55 persen dari alokasi dana.

“Kami mengapresiasi rektor yang melakukan reformasi yang melakukan langkah itu. Kami akan mengapresiasi rektor tersebut,” jelas dia.

Selain itu, dia meminta agar perguruan tinggi melakukan reformasi dalam bidang pengelolaan perguruan tinggi sehingga menghasilkan lulusan yang mempunyai kompetensi.

Dia mengharapkan perguruan tinggi di Indonesia untuk mulai mengembangkan sistem perkuliahan berkonsep “e-learning” atau berbasis teknologi informasi.

“Kuliah kedepannya sudah harus berubah memakai konsep e-learning, kalau sudah e-learning, nantinya kelas sudah akan menjadi museum. Pemakaian kelas akan berkurang karena konsep belajarnya bisa di mana saja, bisa saja dirumah.” Nasir juga mengatakan, perkembangan perguruan tinggi di masa datang tidak lagi mengandalkan gedung-gedung pusat kegiatan dan perkuliahan, tetapi akan berubah menjadi berbasis teknologi informasi yang mengarah pada e-learning.

“Kita harus dorong perguruan tinggi mengikuti perkembangan teknologi, misalnya, nanti diarahkan kepada ‘classroomless’, ‘borderless’, dan ‘paperless’ yang sudah berbasis teknologi informasi,” tambah Nasir.

Menteri Nasir menyampaikan bahwa upaya yang dilakukan Kemristekdikti adalah tetap menjaga mutu dan kualitas pendidikan tinggi serta mendorong pembangunan infrastruktur yang memadai. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
narkoba

Kotak Rokok Berisi Belasan Paket Sabu Disita Polres Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE, SERUJI.CO.ID - Anggota Kepolisian Resor Lhokseumawe dari Polsek Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh berhasil menangkap pengedar narkotika jenis sabu-sabu dan menemukan sebanyak 16...

Polres Lhokseumawe Tangkap Perawat Pencuri Ribuan Botol Infus

LHOKSEUMAWE, SERUJI.CO.ID - Personel Kepolisian Resor Lhokseumawe, Provinsi Aceh menangkap dua orang perawat yang diduga melakukan aksi pencurian sebanyak 2.640 botol cairan infus. Kapolres Lhokseumawe AKBP...
Sudirman Said - Ida Fauziah

Ratusan Dokter Spesialis Dukung dan Siap Kampanyekan Sudirman-Ida

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Sekitar 450 dokter spesialis siap membantu kampanye pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sudirman Said-Ida Fauziyah di bidang kesehatan. "Kami memiliki kepedulian di...
Video Cak Imin dukung Khofifah

Muslimat Dukung Cak Imin Maju Sebagai Cawapres di Pilpres 2019

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sekitar seribu orang Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Ahad (18/2), mendeklarasikan dukungan kepada Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa...
Airlangga Hartarto

Golkar Dapat Nomor Urut 4, Airlangga: Sesuai Dengan 4 Pilar dan Catur Sukses

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan nomor urut yang diperoleh partainya, yakni empat, sesuai dengan jumlah empat pilar kebangsaan yang...
loading...
Ilustrasi

Sudah Tepatkah Berlomba-lomba Membuka Minimarket Ummat?

Gegap gempita ummat berjamaah mendirikan Koperasi dengan usaha minimarket perlu diapresiasi. Pasalnya telah tumbuh kesadaran bagaimana menumbuhkan ekonomi ummat supaya lebih berdaya di negeri...
IMG20180217143208

Mengenal Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat - Terlintas dalam benak kita sebutan Istana Kuning maka warnanya akan kuning semua. Namun beda dengan Istana Kuning yang berada di tengah...
IMG_20180214_093436_928

Pilkada Calon Tunggal, Demokratiskah?

Pemilihan kepala daerah serentak sudah dalam hitungan bulan lagi.  Harapan akan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.  Begitu juga...