Kembali Terjadi Guru Memukul Anak Didiknya di Sidoarjo

SIDOARJO – Seorang guru olahraga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Waru, Sidoarjo, dengan inisial MH diamankan petugas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (6/3), karena diduga melakukan pemukulan terhadap siswanya berinisial MDW.

Peristiwa pemukulan diduga dilakukan MH di kamar mandi sekolah. Akibat peristiwa itu MH dilaporkan orang tua korban ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Sidoarjo, pada Senin (6/3), dan terduga langsung diamankan.

“Saat itu, siswa tersebut tidak membawa seragam olahraga pada saat jam pelajaran olahraga berlangsung. Oleh pelaku, siswa tersebut kemudian dilarang untuk mengikuti kegiatan olahraga,” jelas AKP Syamsul Hadi, Kabag Humas Polresta Sidoarjo pada awak media.

Lebih lanjut Syamsul menjelaskan, meski sudah tidak dibolehkan, korban tetap ingin ikut olahraga bersama teman sekelasnya. Tapi oleh pelaku tetap tak diperbolehkan. Tidak terima karena tidak dibolehkan ikut olahraga, korban mengomel dan berkata keras ke gurunya dengan nada seolah menantang.

“Karena nada yang menantang tersebut diduga pelaku guru ini tidak terima dan kemudian melakukan pemukulan terhadap korban di kamar mandi sekolah,” kata Syamsul.

Sementara, pengakuan tersangka MH dirinya merasa kesal lantaran siswa tersebut enggan ditegur dan malah siswa tersebut marah-marah dengan nada menantang.

“Karena tidak menaati peraturan sekolah. Dia juga sempat melawan. Akhirnya, saya pukul sama kunci kontak yang satu paket sama peluit,” akunya.

Atas kasus ini, pelaku dijerat dengan pasal 80 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2014 erubahan dari UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 10 tahun.

EDITOR: Harun S

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER