Diknas Jatim Sesalkan Penghapusan Anggaran Pendidikan SLTA di Kota Surabaya

SURABAYA – Dinas Pendidikan Jatim menyayangkan adanya penghapusan anggaran pendidikan SLTA di kota Surabaya sebesar Rp 180 Milyar yang ada di APBD kota Surabaya.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Saiful Rahman mengatakan meski penghapusan tersebut merupakan kewenangan penuh Pemkot Surabaya, namun pihaknya tetap berharap agar tetap dianggarkan untuk pendidikan di kota Surabaya.

”Kami menyayangkan dihapuskan karena warga Surabaya mengharapkan adanya kepedulian pemerintah terhadap pendidikan di Surabaya. Kami tetap berharap tetap dianggarkan untuk sekolah gratis di SMA dan SMK, khususnya bagi warga miskin yang ada di Surabaya,” jelasnya saat ditemui di DPRD Jatim,Selasa (22/8).

Saiful Rahman menjelaskan bahwa berdasarkan aturan yang ada, anggaran tersebut tidak harus dihapus melainkan menyerahkannya ke Pemprov dan nantinya Pemprov yang menyalurkannya.

”Ini sudah ada ketentuannya, sehingga sangat di sayangkan sekali kalau anggarannya dihapus,” tandas mantan Kepala Badiklat Jatim ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot dan DPRD Kota Surabaya sepakat menghapus anggaran pendidikan sebesar Rp 180 miliar untuk SMA/SMK dalam nota kesepakatan Rancangan Kebijakan Umum (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD 2017.

“Ini sudah menjadi domain pemerintah provinsi (pengelolaan SMA/SMK -red). Bahkan dari konsultasi dengan pihak kejaksaan, kalau hal itu dipaksakan maka dianggap pelanggaran,” kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam rapat paripurna tentang KUA PPAS perubahan yang digelar di DPRD Surabaya. (Setya/Hrn)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Simbolik dan Islam Substantif: Problema Nilai Islamisitas dalam Politik Indonesia

Bagi saya, Habib Rizieq Shihab masih kurang radikal karena ia tidak memiliki ide original tentang negara nomokrasi Islam, yang menurut Thahir Azhary (1995) sebagai negara ideal atau negara siyasah diniyah dalam konsepsi Ibnu Khaldun (1849). Pengetahuannya tentang Kartosoewirjo yang pernah mendirikan Negara Islam Indonesia di Jawa Barat tahun 1949 juga sangat minim sehingga jika dipetakan, ia hanyalah tokoh pinggiran dalam proses revolusi Islam yang kini sedang berproses di Indonesia.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close