Mainkan Final Ideal Hadapi Malaysia, Tim Indonesia Optimis Menambah Emas

JAKARTA – Dari cabang olah raga unggulan Indonesia, tim bulu tangkis kategori beregu putra Indonesia akan memainkan laga final ideal setelah sukses mengalahkan tim kuat Thailand dalam partai semifinal SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Rabu (23/8) waktu setempat.

Berdasarkan laman resmi SEA Games 2017 yang dipantau di Jakarta, Rabu, dalam partai final, Indonesia diharapkan mampu mengalahkan satu-satunya lawan kuat bagi Indonesia yang tersisa yaitu Malaysia.

Indonesia melaju ke final setelah berhasil mengandaskan perlawanan tim Thailand dengan skor 3-1. Satu angka lepas dari genggaman Indonesia setelah di partai kedua pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto ditaklukkan Bodin Issara/Nipitphon Phuangphuapet setelah berjuang tiga gim dengan skor 21-13, 15-21, 16-21.

Sementara itu Malaysia menang telak 3-0 atas Singapura di laga empat besar. Akan tetapi, kemenangan itu diraih Malaysia dengan penuh perjuangan, pasalnya ketiga laga terpaksa dimainkan dalam tiga gim.

“Kami memang sudah memprediksi tim putra bisa lolos ke final. Kekalahan di partai kedua saya lihat karena ganda Thailand lebih senior dan lebih berpengalaman, karenanya Fajar/Rian yang bisa menang mudah di gim pertama, tidak dapat mengatasi perubahan permainan lawan di gim selanjutnya, pasalnya mereka kalah berani dan sedikit tegang tadi,” kata Manajer Tim Indonesia Susi Susanti dalam keterangannya.

Indonesia yang merupakan juara dalam SEA Games edisi sebelumnya, sudah pasti ingin mempertahankan gelar juara dan memperpanjang rekornya tidak terkalahkan dalam sepuluh tahun dalam kategori beregu putra di ajang ini.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER

KUNTUM KHAIRA UMMATIN

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.