Hadapi Malaysia, Indonesia Tatap Laga dengan Optimis

KUALA LUMPUR – Timnas sepak bola Indonesia bakal menghadapi Malaysia pada semifinal di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia pada Sabtu (26/8) ini dan pihak manajemen meminta Evan Dimas dan kawan-kawan diminta untuk bermain gembira.

“Memang, kita harus gembira dan optimis,” kata dokter Syarief Alwi usai mengawal timnas latihan ringan menjelang pertandingan penentuan itu.

Pertandingan semifinal kali ini terbilang menjadi pantauan besar karena timnas Merah Putih bakal menghadapi rival utama yaitu Malaysia dengan target kemenangan.

Tuan rumah dipastikan bakal mendapatkan dukungan penuh dari suporternya. Informasi tervaru, Indonesia hanya mendapatkan jatah sekitar 10 ribu pendukung dari total kapasitas stadion yang mencapai 80 ribu tempat duduk.

Pada pertandingan ini Indonesia tidak bisa turun dengan kekuatan penuh karena ada tiga pemain kunci yang terkena akumulasi kartu kuning yaitu Hansamu Yama Pratama, Muhammad Hargianto hingga Marinus Wanewar.

Meski demikian pelatih Luis Milla tetap optimis dan sudah menyiapkan formasi terbaik untuk menghadapi Malaysia. Selain takttik, juga perlu tekad kuat dan semangat yang diharapkan mampu meraih sebuah kemenangan. (Ant/Frdn)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Demikian Mudah Dikenali Sebagai Hoaks, Info 7 Kontainer Surat Suara Masih Telan “Korban”

Yang membuat saya heran, kenapa para politisi, terutama yang menyebarkan info hoaks ini di akun media sosial (walau dalam bentuk tanya sekalipun) tidak mengenali bahwa info ini adalah hoaks?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.