Sriwijaya FC Targetkan Juara Piala Indonesia 2018

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID – Sriwijaya FC menargetkan juara di ajang Piala Indonesia 2018 yang akan bergulir pada pertengahan Juli mendatang dan sebelumnya telah tiga kali menjuarai turnamen tersebut, yakni tahun 2007, 2009, dan 2010.

Presiden Klub SFC Dodi Reza Alex di Palembang, Senin (25/6) mengatakan sejak awal musim kompetisi 2018 sudah diputuskan bahwa klub akan mengikuti dua kompetisi sekaligus, yakni Liga 1 dan Piala Indonesia dengan target juara.

“Di Liga 1, kami menargetkan setidaknya tembus tiga besar agar bisa mendapatkan tiket ke AFC Cup, sedangkan untuk Piala Indonesia targetnya juara karena sudah mencetak ‘hattrick’, bahkan mendapatkan rekor MURI,” kata Dodi.

Ia mengatakan ajang Piala Indonesia tahun ini sangat spesial bagi Sriwijaya FC karena jika mampu meraih podium juara, klub bukan hanya mencetak sejarah baru tapi juga menambah koleksi gelar.

Dodi menjelaskan Sriwijaya FC sejauh ini telah mengoleksi seluruh gelar, bahkan untuk liga junior yakni U-21.

Untuk itu, terkait Piala Indonesia, klub telah melakukan persiapan khusus termasuk menyiapkan jersey terbaru karena akan memasang logo tiga bintang sebagai tanda telah menjuarai kompetisi tersebut sebanyak tiga kali.

Selain itu, untuk memotivasi para pemain, klub akan menyiapkan bonus jika berhasil memenangkan turnamen tersebut.

“Ke depan, kami berharap Sriwijaya FC kembali berlaga di level Asia seperti tahun 2010,” kata Dodi. (Ant/Su02)

ARTIKEL TERBARU

Reuni 212, Aksi Yang Berat Terasa Ringan

Aksi reuni 212 tahun 2018 ini bukan hanya dihadiri oleh kaum muslimin, tapi juga oleh pemuka lintas agama. Sebuah spirit yang sangat besar pengaruhnya untuk perubahan bangsa ke depan. Ini sebuah bukti lagi, bahwa umat islam bukan pecundang. Umat Islam bukan teroris pemecah belah bangsa, umat islam bukan anti kebhinnekaan .....

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.