Kalahkan Inggris, Belgia Puncaki Klasemen Grup G


RUSIA, SERUJI.CO.ID –  Ini dipandang sebagai pertandingan yang tidak ingin dimenangi oleh kedua tim, namun penyelesaian bagus Adnan Januzaj pada awal babak kedua membawa Belgia menang 1-0 atas Inggris untuk mengamankan peringkat teratas di Grup G ketika kedua tim melakukan perombakan besar-besaran di timnya.

Hasil ini membuat Belgia, yang memenangi ketiga pertandingan fase grup mereka untuk finis dengan sembilan poin, akan menghadapi Jepang pada 16 besar sedangkan Inggris, yang finis di peringkat kedua dengan enam poin, berhadapan dengan Kolombia.

Semua pembicaraan prapertandingan berkisar antara apakah peringkat kedua dapat menjadi jalur yang lebih mudah menuju semifinal, di mana sang juara grup berpeluang bertemu Brazil di delapan besar.

Jika hal itu dipertimbangkan maka Inggris asuhan Gareth Southgate dapat mengambil hiburan dari kekalahan ini, yang membuat mereka berpotensi tampil di perempat final melawan Swedia atau Swiss ketimbang Brazil atau Meksiko, yang dapat menunggu Belgia.

Meski demikian, itu adalah pembicaraan yang lancang dan Kolombia, tim dengan banyak bakat, tentu saja tidak akan mau dipertimbangkan sebagai “jalur yang lebih mudah” menuju perempat final.

Namun ketika Belgia dan Inggris memasuki lapangan, di 16 besar, susunan tim tidak akan memiliki banyak kemiripan dengan komposisi tim yang mereka mainkan pada Kamis (28/6) untuk menyelesaikan fase grup.

Sebagaimana yang diperkirakan, kedua pelatih memaksimalkan skaud mereka pelatih Belgia Roberto Martinez mengganti sembilan pemain dan Southgate memainkan delapan dari para pemain pelapisnya, keputusan yang disebutnya sebagai tidak berotak dalam beberapa kesempatan.

Belgia menciptakan peluang-peluang yang lebih baik pada babak pertama, sedangkan Inggris memperlihatkan urgensi yang lebih hebat namun kurang maksimal dalam penyelesaian akhir.

Mantan gelandang Manchester United Januzaj memecah kebuntuan dengan sepakan melengkungnya pada menit ke-51, dan perayaan gol itu semestinya membungkam kecemasan apapaun bahwa tim asuhan Martinez tidak tertarik mendapatkan kemenangan.

Inggris kemudian berupaya keras menyamakan kedudukan namun, tanpa penyerang andalan mereka Harry Kane yang diistirahatkan, mereka kurang tajam.

Marcus Rashford memiliki peluang terbaik, namun tembakannya melebar dari sasaran, ketika Thibaut Courtois menepis bola dengan jari-jarinya.

Belgia hampir mendapatkan gol kedua pada menit-menit akhir, ketika Jordan Pickford melakukan penyelamatan bagus untuk menggagakan upaya Dries Mertens. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Al Ghazali dan Dendam Anak-Anak Revolusi

Di masa Orde Baru adalah anak-anak yang bapak/ibunya dibunuh atau dipenjarakan Suharto. Di masa ini mereka adalah anak-anak yang bapaknya dipenjarakan Jokowi karena berbeda pandangan politik.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close