Ibra Hattrick, MU Jungkalkan Saint-Etienne 3-0

JAKARTA – Zlatan Ibrahimovic mencetak tiga gol (hattrick) saat mengantar Manchester United (MU) menundukkan klub Prancis, Saint-Etienne, dengan skor 3-0 pada leg pertama 32 besar Liga Europa di Stadion Old Trafford, Jumat (17/2) pagi WIB.

Kemenangan ini akan memudahkan pasukan Jose Mourinho menjalani pertandingan leg kedua di Stadion Geoffroy-Guichard Kamis pekan depan.

Ibrahimovic membuka skor 1-0 lewat eksekusi tendangan bebas yang tak jauh dari kotak penalti menyusul pelanggaran Jordan Veretout pada menit 15. Tendangan itu sempat mengenai kaki pemain Saint-Etienne namun bola tetap masuk ke gawang.

Saint-Etienne memiliki beberapa peluang dari pergerakan Henry Saivet dan Jordan Veretout dari sisi sayap, namun skor 1-0 menutup babak pertama.

Ibrahimovic yang berpengalaman menghadapi klub Prancis karena pernah memperkuat PSG menambah keunggulan MU menjadi 2-0. Ibrahimovic yang menerima umpan Rashford dengan mudah menendang bola ke gawang setelah lepas dari penjagaan bek Saint-Etienne dan saudara Paul Pogba, Florentin Pogba, pada menit 75.

Florentin Pogba pun ditarik keluar, kemudian pelatih memasukkan Beric.

Kuatnya lini tengah MU yang diisi Herrera, Fellaini dan Paul Pogba juga membuat Saint Etienne sulit mengembangan permainan dari tengah. Sementara bek-bek sayap MU juga cukup disiplin menjaga pergerakan Saivet dan Monnet-Paquet.

Ibrahimovic akhirnya mencetak hattrick lewat eksekusi tendangan penalti akibat pelanggaran Theophile-Catherine pada menit 87. Skor 3-0 bertahan hingga laga usai, demikian Skysports.

Susunan pemain kedua tim:

Manchester United (4-3-3): Romero; Valencia, Bailly, Smalling, Blind; Herrera, Fellaini, Paul Pogba; Mata, Ibrahimovic, Martial.
Cadangan: De Gea, Darmian, Rojo, Young, Schweinsteiger, Lingard, Rashford.

Saint Etienne (4-2-3-1): Ruffier; Malcuit, Theophile-Catherine, Perrin, Florentin Pogba; Veretout, Pajot; Jorginho, Saivet, Monnet-Paquet; Hamouma.
Cadangan: Moulin, Pierre-Gabriel, Lacroix, Selnaes, Lemoine, Beric, Roux.

EDITOR: Rizky

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Negeri Bohong

Lompatan Kinerja Helmy Yahya

Yang harus dikelola Helmy bukan hanya peralatan yang jadul, namun juga anggaran yang sangat minim. Dengan jumlah karyawan terbatas, TVRI masih harus mengelola pemancar yang berlokasi di seluruh Nusantara, bahkan di pelosok negeri yang tidak marketable seperti di Pulau Miangas atau Rote.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.