MUI Pamekasan Beri Masukan Sepakbola Islami

0
63
Madura United, salah satu klub kebanggaan warga Madura. (Foto: sidomi.com)

PAMEKASAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pamekasan, memberikan masukan tentang pengelolaan sepak bola Islami. Langkah ini sebagai upaya untuk menjaga citra Pamekasan sebagai kabupaten yang menerapkan syariat Islam.

“Masukan ini kami sampaikan sebagai tanggung jawab moral MUI kepada umat Islam di Pamekasan,” kata Ketua MUI Pamekasan KH Rahwini. Masukan tentang pengelolaan sepak bola Islami ini disampaikan MUI ke Pemkab Pamekasan, panitia pelaksana pertandingan (Panpel), dan DPRD di ruang peringgitan Pendapa Ringgosukowati Pamekasan, Senin (20/2) sore.

Sekretaris Daerah (Sekda) Alwi memimpin langsung pertemuan antara Panpel dengan MUI Pamekasan ini. Dalam pertemuan itu, ulama menyampaikan beberapa masukan. Antara lain agar panitia menyediakan tempat salat untuk para suporter dan penonton bola. Hal ini dimaksudkan agar penonton tetap bisa melaksanakan salat, kendatipun berada di area stadion.

Usulan lainnya, agar penonton dan suporter berpakaian rapi, sesuai dengan kaidah-kaidah dan norma-norma Islam. “Waktu pertandingan jangan sampai mepet waktu salat, sehingga para penonton dan suporter bisa melaksanakan ibadahnya,” kata Rahwini.

Sementara panitia pelaksana pertandingan (Panpel) Alwi menjelaskan, sebagian usulan ulama sudah dilakukan, seperti menyediakan tempat salat di area stadion. Hanya saja, musala yang tersedia di sekitar stadion memang masih terbatas, dan belum sesuai harapan.

Sementara itu, pengelola Madura United FC dari PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Ziaul Haq berterima kasih atas masukan yang disampaikan MUI itu.

“Memang masukan dari para ulama ini yang menjadi dasar kami meminta regulator untuk mengubah jadwal pertandingan. Jadi kalau pertandingan malam, kami minta setelah salat Maghrib dan kalau sore jam 15.00 WIB sudah mulai,” katanya, menjelaskan.

Para ulama dan perwakilan organisasi olahraga di Pamekasan ini juga berharap agar pertandingan Liga 1 Madura United bisa tetap digelar di Pamekasan. Hal itu karena jika pertandingan digelar di Pamekasan, maka uang akan berputar di Pamekasan dan akan menghidupkan perekonomian masyarakat Pamekasan.

“Tolong ini diperhatikan oleh Pemkab Pamekasan, apalagi Madura United bersedia memenuhi semua kekurangan tersebut, sehingga pertandingan tetap di Pamekasan,” kata Abd Razak dari KONIi Pamekasan yang juga diundang hadir dalam pertemuan itu.

Sebelumnya, Manajer Madura United FC Haruna Soemitro menyatakan, pihaknya bersedia melengkapi kekurangan Stadion Pamekasan apabila kontrak kerja pengelolaan sudah disepakati antara pemkab dengan Madura United.

EDITOR: Rizky

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Bupati Malinau Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penetapan APBD 2018

MALINAU, SERUJI.CO.ID - Bupati Malinau hadiri rapat paripurna ke IX masa sidang III DPRD kabupaten Malinau tahun 2017 yang diadakan di ruang sidang kantor...
Setya Novanto dan KPK

Pengacara Belum Pastikan Setya Novanto Hadir di Persidangan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kuasa Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya, menyatakan belum mengetahui apakah kliennya dapat dihadirkan sebagai terdakwa pada sidang perdana perkara tindak pidana korupsi...
Polrestabes Surabaya

Polrestabes Surabaya Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya meraih predikat "Wilayah Bebas Korupsi" dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. "Kami mengucapkan terima kasih kepada...

KANAL WARGA TERBARU

Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...
Diky Supratman

Tiga Tahun Bocah Ini Berjuang Dengan Penyakitnya

Kotawaringin Barat - Diky Supratman (16) anak dari pasangan Mustofa dan Marni jl. Ahamd Yani gg. Baning RT 29 Kelurahan Baru Arut Selatan Kotawaringin...