MUI Pamekasan Beri Masukan Sepakbola Islami

0
70
Madura United, salah satu klub kebanggaan warga Madura. (Foto: sidomi.com)

PAMEKASAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pamekasan, memberikan masukan tentang pengelolaan sepak bola Islami. Langkah ini sebagai upaya untuk menjaga citra Pamekasan sebagai kabupaten yang menerapkan syariat Islam.

“Masukan ini kami sampaikan sebagai tanggung jawab moral MUI kepada umat Islam di Pamekasan,” kata Ketua MUI Pamekasan KH Rahwini. Masukan tentang pengelolaan sepak bola Islami ini disampaikan MUI ke Pemkab Pamekasan, panitia pelaksana pertandingan (Panpel), dan DPRD di ruang peringgitan Pendapa Ringgosukowati Pamekasan, Senin (20/2) sore.

Sekretaris Daerah (Sekda) Alwi memimpin langsung pertemuan antara Panpel dengan MUI Pamekasan ini. Dalam pertemuan itu, ulama menyampaikan beberapa masukan. Antara lain agar panitia menyediakan tempat salat untuk para suporter dan penonton bola. Hal ini dimaksudkan agar penonton tetap bisa melaksanakan salat, kendatipun berada di area stadion.

Usulan lainnya, agar penonton dan suporter berpakaian rapi, sesuai dengan kaidah-kaidah dan norma-norma Islam. “Waktu pertandingan jangan sampai mepet waktu salat, sehingga para penonton dan suporter bisa melaksanakan ibadahnya,” kata Rahwini.

Sementara panitia pelaksana pertandingan (Panpel) Alwi menjelaskan, sebagian usulan ulama sudah dilakukan, seperti menyediakan tempat salat di area stadion. Hanya saja, musala yang tersedia di sekitar stadion memang masih terbatas, dan belum sesuai harapan.

Sementara itu, pengelola Madura United FC dari PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Ziaul Haq berterima kasih atas masukan yang disampaikan MUI itu.

“Memang masukan dari para ulama ini yang menjadi dasar kami meminta regulator untuk mengubah jadwal pertandingan. Jadi kalau pertandingan malam, kami minta setelah salat Maghrib dan kalau sore jam 15.00 WIB sudah mulai,” katanya, menjelaskan.

Para ulama dan perwakilan organisasi olahraga di Pamekasan ini juga berharap agar pertandingan Liga 1 Madura United bisa tetap digelar di Pamekasan. Hal itu karena jika pertandingan digelar di Pamekasan, maka uang akan berputar di Pamekasan dan akan menghidupkan perekonomian masyarakat Pamekasan.

“Tolong ini diperhatikan oleh Pemkab Pamekasan, apalagi Madura United bersedia memenuhi semua kekurangan tersebut, sehingga pertandingan tetap di Pamekasan,” kata Abd Razak dari KONIi Pamekasan yang juga diundang hadir dalam pertemuan itu.

Sebelumnya, Manajer Madura United FC Haruna Soemitro menyatakan, pihaknya bersedia melengkapi kekurangan Stadion Pamekasan apabila kontrak kerja pengelolaan sudah disepakati antara pemkab dengan Madura United.

EDITOR: Rizky

Komentar

BACA JUGA

Disdik Jateng Fasilitasi Pindah Sekolah Siswa Yang Dikeluarkan SMAN 1 Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah memfasilitasi dua siswa yang dikeluarkan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang untuk melanjutkan pendidikan di SMA...

Terkait Siswa Yang Dikeluarkan, Disdik Anggap SMAN 1 Semarang Sesuai Prosedur

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan langkah yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dengan mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. "Setiap...

Berikut Kronologi dari Orang Tua Yang Anaknya Dipaksa Mundur dari Sekolah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dikeluarkan dari sekolah karena tuduhan menganiaya junior saat pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepemimpinan. "Kebetulan,...

Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diduga Aniaya Adik Kelas, Siswa Ini Mengadu ke Ombudsman

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya akan mengadu...
Orang tenggelam

Terjatuh di Sungai Dekat Kampus, 2 Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak dua mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di lingkungan kampus, Ahad...
loading...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...