Atau kita diberi penyakit oleh Allah dan harus operasi. Tak mungkin kita tidak mau berobat sehingga mau tidak mau pasti keluar uang juga. Pasti, uang itu akan keluar. Maka, daripada dipaksa oleh Allah agar uang keluar, lebih baik tunaikan segera zakatnya.
Nah, begitulah kurang lebih hakikat ikhtiar dan rezeki kita. Yang utama tunaikan kewajiban kita lebih dahulu maka rezeki insyaaAllah akan terpenuhi. Kewajiban tersebut adalah bergantung hanya kepada Allah semata, ikhtiar semaksimal mungkin menjemput rezeki-Nya, dan patuhi setiap perintah-Nya. Karena perintah dan larangan Allah pastilah kebaikan untuk kita. Wallahu a’lam bishawab.
*) Pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta.
(Hrn)

Terkadang porsi hidup kita terlalu banyak ikhtiarnya, dan kekurangan porsi akhiratnya. Padahal keduanya harus seimbang
Semoga Allah senantiasa melindungi ulama2 kita..
Amiin
Luruskan niat di pagi hari ini, setelah membaca taushiyah dari Aa Gym.
Alhamdulillah