Perjalanan Aksi Bela Islam, Hukum Bagi Penista Agama

1
92
Habib Rizieq Shihab
Habib Rizieq Shihab

Menanggapi persoalan penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada beberapa bulan lalu saat kunjungan kerja di Kepulauan Seribu terkait pernyataannya yang mengutip surah Al Maidah ayat 51. Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah melakukan pengkajian terkait polemik pernyataan Ahok tersebut.

Dari hasil pengkajian tersebut, MUI menilai pernyataan Ahok yang mengutip surah Al Maidah ayat 51 adalah menghina Alquran dan para ulama. Ketua MUI KH. Ma’ruf Amin menjelaskan bahwa penghinaan itu karena Ahok menyebut kandungan dari surah Al Maidah adalah sebuah kebohongan yang hukumnya haram dan termasuk penistaan terhadap Alquran, bahkan yang menyebarkan surah Al Maidah disebut pembohong. Padahal MUI melihat orang yang kerap menyebarkan surah tersebut tak lain merupakan para ulama.

Jumat, 14 Oktober 2016 atau disebut Aksi Bela Islam I gelombang unjuk rasa diawali ormas Islam FPI Pimpinan Habib Rizieq Shihab menuntut supaya Ahok diproses hukum. Proses penyelidikan yang dianggap berjalan sangat lamban membuat ormas Islam kembali menghimpun massa dalam jumlah yang lebih besar. Pada akhirnya, 4 Nopember 2016, Aksi Bela Islam II atau “Aksi Damai 411” digelar dengan tuntutan agar si penista agama segera diadili.

Pasca Aksi Bela Islam II, pada 16 November 2016, kepolisian menetapkan Ahok sebagai tersangka kasus penistaan agama. Namun berdasarkan sejumlah pertimbangan, diputuskan bahwa Ahok tidak ditahan di penjara, hanya paspornya ditahan sehingga tidak bisa ke luar negeri. Hal ini membuat geram sejumlah pihak. Jumat, 2 Desember 2016, GNPF MUI selaku penyelengara Aksi Bela Islam II menggelar aksi serupa, Habib Rizieq menyampaikan bahwa aksi ini berlangsung dengan super damai karena diadakan dalam bentuk ibadah bersama.

Aksi Bela Islam III atau disebut “Aksi 212 Super Damai” yang dihadiri para ulama, gabungan ormas-ormas dan masyarakat seluruh Indonesia tumpah ruah di Monas melakukan sholat Jumat berjamaah, dengan tuntutan yang sama seperti Aksi Bela Islam I, Aksi Bela Islam II yaitu penjarakan bagi penista agama. Hingga persidangan ke-8 tentang proses hukum penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok belum juga diputuskan.

Sidang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian Pasar Minggu Jakarta Selatan pada Selasa, 31 Januari 2017. Dalam sidang tersebut, ada sedikitnya lima perlakuan kurang manusiawi yang dilakukan oleh Tim Ahok kepada Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin yang dihadirkan sebagai saksi.

Karena ketidak puasan masyarakat atas kasus penista agama yang malah menimbulkan penghinaan atas ulama yang dilakukan oleh Tim Ahok, GNPF MUI yang diinisiasi oleh FUI akan melakuka Aksi Bela Islam IV. Sabtu, 11 Februari 2017 mendatang akan berlangsung aksi, namun aksi kali ini berbeda dengan aksi-aksi sebelumnya. Aksi bertemakan “Jalan Sehat Tegakkan Almaidah 51” dengan difokuskan segera penjarakan penista agama.

EDITOR: Iwan Y

Komentar

BACA JUGA
pistol, senjata api

Balik Melawan, Polrestro Jakbar Tembak Mati Perampok Bersenjata

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Petugas Polres Metro Jakarta Barat menembak mati perampok bersenjata api, Hendri, lantaran berusaha melawan anggota usai dilakukan penangkapan. "Petugas mengambil tindakan tegas dan...
luhut binsar panjaitan

Luhut: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tetap Berlanjut

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung tetap berjalan meski meleset dari target awal beroperasi. Luhut menggelar...

KPU Bali Targetkan Partisipasi Pemilih Lebihi Nasional

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali menargetkan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2018 di daerah itu melebihi target nasional yang ditetapkan sebesar 75,5 persen. "Kami...

Bamsoet: UU MD3 Tidak Bungkam Kebebasan Pers

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan disetujuinya pengesahan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, atau dikenal dengan UU MD3 hasil perubahan...

KPU Lebak Dorong Pemilih Pemula Tidak Golput

LEBAK, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak mendorong pemilih pemula agar menggunakan hak pilihnya pada pemilihan kepala daerah (pilkada) yang berlangsung secara serentak...
loading...
Marah

Marah

Marah. Sebuah kata yang sederhana tapi punya implikasi yang besar.  Akibat marah, hubungan silaturrahim badunsanak bisa putus, dengan tetangga tidak berteguran, pejabat bisa kena...

SUARA WARGA MUHAMMADIYAH BISA JADI PENENTU PEMENANG PILGUB JATIM 2018

Suara Warga Muhammadiyah, Bisa Jadi Penentu Pemenang Pilgub Jatim 2018 By: Syaifulloh Penikmat Pendidikan Kedua calon Gubernur Jawa Timur kedua-duanya memiliki back ground dari Ormas terbesar di...
KH. Luthfi Bashori

Nikah Mut’ah Pernah Dihalalkan, Lantas Dilarang Untuk Seterusnya

Sy. Abdulah RA mengisahkan, ia dan para shahabat pergi berperang besama Rasulullah SAW tanpa disertai wanita (istri mereka). Lalu para shahabat bertanya kepada Rasulullah...