PBNU Kumpulkan PWNU se Indonesia dalam Forum Silaturrahim Nasional

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengumpulkan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi seluruh Indonesia dalam forum Silaturrahim Nasional di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, Kamis (30/8) malam.

Dari PBNU hadir antara lain Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Rais Aam KH Ma’ruf Amin yang juga bakal calon Wakil Presiden pasangan Joko Widodo untuk Pemilihan Presiden 2019.

Dari PWNU masing-masing diwakili oleh unsur syuriah, tanfidziyah, dan bendahara.

Menurut Wakil Sekjen PBNU Ulil Abshar Hadrawi, pertemuan PBNU dan PWNU tersebut membahas konsolidasi organisasi menyambut abad ke-2 Nahdlatul Ulama.

“Upaya konsolidasi sangat penting untuk menentukan langkah-langkah strategis yang akan dilakukan untuk kemajuan NU dan bangsa Indonesia ke depan,” katanya.

Pertemuan ini juga membahas kondisi keumatan terakhir terkait persoalan sosial, budaya, dan politik yang terjadi di Indonesia.

“Seperti seruan PBNU tentang kepedulian NU terhadap korban gempa bumi yang terjadi di Lombok, upaya mewujudkan pemilu damai pada 2019, dan persiapan peringatan hari santri,” kata Ulil. (ANT/Hrn)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER