Ketika Para Santri Belajar Kehumasan

0
Pelatihan kehumasan di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas, Sidoarjo. (Foto: news.unair.ac.id)

SURABAYA – Para santri dari berbagai pondok pesantren di Sidoarjo merasa antusias dengan materi kehumasan dan protokoler yang disampaikan oleh para pemateri dari Universitas Airlangga (Unair). Buktinya, tak sedikit dari mereka yang mengajukan pertanyaan dan menggali lebih dalam tentang kedua bidang yang saling berkait itu.

Salah seorang santri, Faisal, mengajukan pertanyaan dalam pendidikan dan pelatihan kehumasan dan protokoler, Minggu (19/2), di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas, Sidoarjo.

“Apakah pekerjaan protokoler dan event organizer itu sama?,” tanyanya.

Aditya Gita Rahmatullah, SPi., staf protokoler Pusat Informasi dan Humas UNAIR, menjawab kedua bidang tersebut memiliki jenis pekerjaan yang sama, yakni mengatur prosesi acara.

“Hanya saja, dalam protokoler ada aturan yang diacu dalam mengatur suatu kegiatan. Jadi, misalnya dalam penataan tempat duduk pun ada landasan aturannya,” tutur Aditya.

Pertanyaan lainnya muncul dari salah satu peserta, Nurahman. Ia bertanya tentang relasi peran protokoler dan kehumasan. Menanggapi pertanyaan tersebut, Aditya menjawab sesuai dengan tugas dan fungsi kehumasan di Unair. Di Universitas ternama ini, protokoler merupakan bagian dari kehumasan yang bertugas untuk menyukseskan suatu acara agar berjalan lancar dan tertib. Kelancaran acara turut memberikan sumbangsih terhadap reputasi baik perguruan tinggi.

Selain Aditya, ada pula Hedy Dyah Syahputri, S.I.Kom., yang memberikan pemaparan tentang pelayanan pelanggan di dunia kehumasan.

“Apa sih humas itu?,” tanya Hedy kepada peserta.

Para santri pun berebut menjawab. Jawaban yang dilontarkan beragam. Bagi mereka, humas identik dengan pekerjaan wanita dan paras ayu. Sontak, seisi ruangan tergelak.

“Seorang (pekerja, red) humas tidak harus wanita dan cantik. Banyak juga pria yang bekerja di kehumasan. Contohnya, Ketua PIH Unair Suko Widodo,” terang Hedy.

“Yang penting cerdas dalam menganalisis kejadian-kejadian yang telah terjadi, sedang terjadi, dan akan terjadi yang memiliki dampak bagi perusahaan atau lembaganya. Seorang pekerja kehumasan juga harus bisa menjalin hubungan harmonis dengan stakeholders-nya baik internal dan eksternal karena tujuan keberadaan humas adalah membangun kepercayaan dan menjaga reputasi perusahaan,” imbuh lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unair.

Pelatihan kehumasan kali ini merupakan bagian dari kegiatan Lembaga Pengabdian, Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Masyarakat (LP4M) UNAIR. Kunjungan ini merupakan program rutin LP4M. Pelatihan diikuti 75 santriwan dari berbagai pondok pesantren. Sebelum menginjak materi inti, Ketua LP4M UNAIR Prof. Dr. Jusuf Irianto, M.Com., memberikan paparan umum tentang definisi kehumasan.

EDITOR: Rizky

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Sri Mulyani

Menkeu: Jangan-jangan Anggaran Tak Dinikmati Masyarakat

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Angka kemiskinan tercatat masih di angka 10,9 persen. Padahal, pemerintah telah menggelontorkan dana cukup besar untuk menanggulangi kemiskinan. Menteri Keuangan Sri...

3 Putra Mahkota Menunggu Nasib, Dibalik Isu Dahlan Jual Sahamnya di Jawa Pos

SERUJI.CO.ID - Maraknya kabar Dahlan Iskan menjual sahamnya di Jawa Pos kepada taipan property, Ciputra, tak lepas dari “perang strategi” menentukan siapa “putra mahkota” berikutnya yang akan...

Wartawan Dalam Lingkaran Elite Kekuasaan

SERUJI.CO.ID - Peristiwa kecelakaan tunggal yang dialami oleh Ketua DPR Setya Novanto saat menumpang kendaraan Hilman Mattauch, seorang wartawan sebuah stasiun televisi, bisa menjadi salah...

Politisi Golkar Bantah Pelipis Novanto Benjol Sebesar Bakpao

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Mahyudin membantah bahwa Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto mengalami luka memar dan benjol sebesar bakpao...
Kursi DPR

“Tupai Berkuasa” Jatuh Juga

SERUJI.CO.ID - Para pelajar sekolah rakyat ataupun sekolah dasar pada puluhan lalu diajari sebuah peribahasa atau perumpamaan yang kalimat kurang lebih menyatakan "sehebat-hebatnya tupai...
Pembebasan sandera dan evakuasi warga dari kelompok separatis Papua

Aparat Kawal Ketat Proses Evakuasi Warga ke Timika

JAYAPURA, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 344 warga yang dievakuasi dari perkampungan di Distrik Tembagapura, dikawal hingga tiba dengan selamat di Timika, Ibu Kota Kabupaten Mimika, Provinsi...