Ketika Para Santri Belajar Kehumasan

0
37
Pelatihan kehumasan di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas, Sidoarjo. (Foto: news.unair.ac.id)

SURABAYA – Para santri dari berbagai pondok pesantren di Sidoarjo merasa antusias dengan materi kehumasan dan protokoler yang disampaikan oleh para pemateri dari Universitas Airlangga (Unair). Buktinya, tak sedikit dari mereka yang mengajukan pertanyaan dan menggali lebih dalam tentang kedua bidang yang saling berkait itu.

Salah seorang santri, Faisal, mengajukan pertanyaan dalam pendidikan dan pelatihan kehumasan dan protokoler, Minggu (19/2), di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas, Sidoarjo.

“Apakah pekerjaan protokoler dan event organizer itu sama?,” tanyanya.

Aditya Gita Rahmatullah, SPi., staf protokoler Pusat Informasi dan Humas UNAIR, menjawab kedua bidang tersebut memiliki jenis pekerjaan yang sama, yakni mengatur prosesi acara.

“Hanya saja, dalam protokoler ada aturan yang diacu dalam mengatur suatu kegiatan. Jadi, misalnya dalam penataan tempat duduk pun ada landasan aturannya,” tutur Aditya.

Pertanyaan lainnya muncul dari salah satu peserta, Nurahman. Ia bertanya tentang relasi peran protokoler dan kehumasan. Menanggapi pertanyaan tersebut, Aditya menjawab sesuai dengan tugas dan fungsi kehumasan di Unair. Di Universitas ternama ini, protokoler merupakan bagian dari kehumasan yang bertugas untuk menyukseskan suatu acara agar berjalan lancar dan tertib. Kelancaran acara turut memberikan sumbangsih terhadap reputasi baik perguruan tinggi.

Selain Aditya, ada pula Hedy Dyah Syahputri, S.I.Kom., yang memberikan pemaparan tentang pelayanan pelanggan di dunia kehumasan.

“Apa sih humas itu?,” tanya Hedy kepada peserta.

Para santri pun berebut menjawab. Jawaban yang dilontarkan beragam. Bagi mereka, humas identik dengan pekerjaan wanita dan paras ayu. Sontak, seisi ruangan tergelak.

“Seorang (pekerja, red) humas tidak harus wanita dan cantik. Banyak juga pria yang bekerja di kehumasan. Contohnya, Ketua PIH Unair Suko Widodo,” terang Hedy.

“Yang penting cerdas dalam menganalisis kejadian-kejadian yang telah terjadi, sedang terjadi, dan akan terjadi yang memiliki dampak bagi perusahaan atau lembaganya. Seorang pekerja kehumasan juga harus bisa menjalin hubungan harmonis dengan stakeholders-nya baik internal dan eksternal karena tujuan keberadaan humas adalah membangun kepercayaan dan menjaga reputasi perusahaan,” imbuh lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unair.

Pelatihan kehumasan kali ini merupakan bagian dari kegiatan Lembaga Pengabdian, Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Masyarakat (LP4M) UNAIR. Kunjungan ini merupakan program rutin LP4M. Pelatihan diikuti 75 santriwan dari berbagai pondok pesantren. Sebelum menginjak materi inti, Ketua LP4M UNAIR Prof. Dr. Jusuf Irianto, M.Com., memberikan paparan umum tentang definisi kehumasan.

EDITOR: Rizky

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Soekarwo

Pemerintah Akan Impor Beras, Soekarwo Klaim Stok di Jatim Surplus

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah akan melaksanakan kebijakan impor 500.000 ton beras dari Vietnam dan Thailand untuk memperkuat cadangan beras nasional. Sementar itu, Gubernur Jawa...
Muhammad Arbayanto

Tim Kesehatan Serahkan Hasil Tes Paslon ke KPU Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Tim Kesehatan dari RSUD dr. Soetomo telah menyerahkan berkas hasil tes kesehatan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim kepada Komisioner...

Ketua MK Terbukti Lakukan Pelanggaran Etik

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Dewan Etik Mahkamah Konstitusi menyatakan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat terbukti melakukan pelanggaran ringan kode etik hakim terkait dengan dugaan lobi...
20180115_161307

Antara Setan, LGBT, dan Airmin @_TNIAU

Belakangan, kembali ramai di lini masa kampanye 'halalnya' LGBT. Kali ini tidak tanggung-tanggung. Aan Anshori, aktivis pembela LGBT yang diberi label "kyai" dengan percaya...
images (1)

Mengapa Menjadi Non Muslim

Menjadi muslim adalah tindakan sederhana, cukup berserah diri. Ketika turun ayat, ikuti. Bahkan itulah inti hidup di dunia, tidak yang lain-lainnya. Ayat-ayatNya, berupa tanda dan...
FB_IMG_1516028887948

Pangkalan Bun Darurat LGBT, Nitizen: Aparat Mesti Turun Tangan

Kotawaringin Barat - Ratusan Nitizen mengecam ulah sejumlah pria yang berciuman di taman kota Pangkalan Bun Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah. Pasalnya, sekitar tanggal...