Kerjasama Dengan SERUJI, KPPN Pacitan Adakan Workshop Jurnalistik

PACITAN, SERUJI.CO.ID – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pacitan akan mengadakan pelatihan jurnalistik yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan menulis artikel dan press rilis bagi pegawai kehumasan di instansi tersebut.

Humas KPPN Pacitan, Sri Yanto mengatakan pelatihan tersebut selain diikuti oleh pegawai bagian humas KPPN juga dibuka untuk peserta lainnya.

“Kami juga memberikan kesempatan kepada para pelajar tingkat menengah atas maupun para pegawai bagian kehumasan satuan kerja mitra layanan KPPN Pacitan,” kata Sri Yanto lewat rilis yang diterima SERUJI, Sabtu (21/10).

Dijelaskan juga oleh Sri Yanto bahwa pelatihan jurnalistik yang bekerjasama dengan SERUJI tersebut, merupakan sebuah terobosan yang dilakukan oleh KPPN Pacitan.

“Workshop ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan oleh KPPN Pacitan, bahkan pertama kali di lingkup KPPN se Provinsi Jawa Timur,” ungkapnya.

Sampai dengan hari Jumat (20/10), tiga hari setelah pendaftaran dibuka, sebanyak 25 peserta telah mendaftarkan diri untuk ikut pelatihan ini. Dimana jumlah peserta sengaja dibatasi hanya untuk maksimal 30 orang.

“Lewat kerjasama dengan portal online Seruji.co.id ini, kami berharap dapat memberikan pencerahan kepada peserta tips menulis artikel dan membuat press rilis di media massa,” ujar Sri Yanto.

Pelatihan ini, lanjut Sri Yanto, akan dilakukan pada hari Rabu, 25 Oktober 2017, dengan instruktur sebanyak dua orang dari SERUJI yang merupakan jurnalis dan juga penulis artikel serta buku berpengalaman.

“Bagi pelajar atau mahasiswa yang berminat mengikuti pelatihan dapat menghubungi bagian registrasi sdr Miftahudin, di nomor HP/WA:+62 813-6032-0672 paling lambat Senin 23 oktober 2017, pukul 15.00 WIB,” pungkas Sri Yanto.

Untuk diketahui, SERUJI adalah portal media online yang merupakan sebuah lembaga pers dari perusahaan pers berbentuk Koperasi pertama di Indonesia, Koperasi Swamedia Mitra Bangsa (KSMB).

Dalam tanggung jawab sosialnya, SERUJI memiliki beberapa program untuk membantu pengembangan literacy media di masyarakat, khususnya anggota KSMB. Diantara programnya adalah memberikan pelatihan Jurnalistik, yang tujuannya memberikan kemampuan pada peserta untuk dapat meliput dan menulis suatu berita serta membuat artikel yang layak dimuat di media, mulai tingkat dasar hingga tingkat lanjut.

(Arif R/Efka)

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER