close

Gandeng PKPU HI, WAVE-Gelombang Hijrah Gelar Kegiatan Amal dan Kajian Keislaman

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Setelah sukses dalam gelaran perdananya pada awal tahun lalu, ‘WAVE-Gelombang Hijrah’ kembali menggelar kegiatan amal dan kajian keislaman di Masjid At-Tin TMII Jakarta Timur, Jumat (30/03). Puluhan komunitas yang tergabung dengan WAVE menggandeng PKPU Human Initiative untuk menggelar acara bertajuk #GivingEveryday itu.

Manager Humas PKPU, Muhammad Sukismo mengatakan kegiatan ini digelar untuk menampung gelombang kebaikan salah satunya gerakan memberi donasi untuk kemanusiaan. Sejumlah artis pun turut hadir dalam kegiatan charity ini.

Beberapa di antaranya seperti Teuku Wisnu, Dhini Aminarti, Tommy Kurniawan, Titi Kamal dan beberapa public figure lain. Mereka membuka charity bazaar, dimana sebagian hasil penjualan akan didonasikan kepada saudara muslim di Ghouta, Palestina dan Rohingya, melalui PKPU Human Initiative.

Salah satu tim Kemanusiaan PKPU Human Initiative, Sahardi mengapresiasi gerakan kebaikan yang dilakukan oleh WAVE ini. “PKPU Human Initiative merasa sangat bangga bisa membersamai WAVE, ikut serta dalam melakukan gelombang kebaikan ini. Sebagai lembaga kemanusiaan yang memiliki legalitas PBB, kami akan memfasilitasi gerakan #GivingEveriday untuk menyalurkan donasi yang terkumpul kepada korban terdampak krisis kemanusiaan di dunia international seperti Pengungsi Rohingya, masyarakat Ghouta, dan Palestina,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa PKPU Human Initiative memiliki program-program khusus yang sustainable bagi Rohingya, Ghouta dan Palestina khususnya anak-anak. PKPU Human Initiative telah membangun Sekolah Indonesia untuk Rohingya di Myanmar, telah membangun Pondok Asrama untuk yatim Suriah (Ghouta) di perbatasan Turki dan program yang sedang berjalan akan membangun Sekolah Indonesia di Palestina.

“WAVE bersama PKPU Human Initiative berkomitmen untuk bersama-sama mewujudkan dampak dari gelombang kebaikan tersebut semakin besar dan lebih luas lagi,” katanya.

Selanjutnya, Sahardi menerangkan, hingga sore hari, total donasi untuk kemanusiaan yang berhasil dikumpulkan PKPU mencapai Rp. 21.569.400. “Alhamdulillah, dana ini belum termasuk dari charity bazar. Insya Allah bertambah,” sambungnya.

Peluncuran Aplikasi Salam

Selain itu, di pertengahan acara, WAVE bersama Komunitas pemuda Indonesian Islamic Youth Economic Forum (ISYEF) meluncurkan aplikasi ponsel bernama Salam. Aplikasi ini bertujuan untuk memperkuat persaudaran antara pemuda muslim.

“Aplikasi salam merupakan wadah untuk memudahkan komunitas muslim dalam menghadiri berbagai kegiatan remaja masjid di seluruh Indonesia” kata Andi Nai, Perwakilan dari ISYEF.

Menkominfo Rudiantara yang juga merupakan Ketua Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengapresiasi kehadiran aplikasi ini.

“Pemerintah membuka seluas-luasnya kesempatan untuk Pemuda Pemudi Muslim dalam berinovasi di bidang apapun salah satunya adalah start up, seperti aplikasi SALAM ini, karena Indonesia pada tahun 2030 akan diperkirakan menjadi salah satu dari negara 5 besar dengan kekuatan ekonomi dunia dan pemuda pemudi lah yang akan merasakannya nanti” ujar Rudiantara. (PKPU/Hrn)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Real Count KPU: Jarak Keunggulan Prabowo Makin Besar dari Jokowi di Sumatera

Keunggulan Prabowo-Sandiaga di pulau Sumatera cukup jauh meninggalkan pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Dari data scan C1 yang sudah masuk di sistem perhitungan (Situng) KPU sebesar 12.542.295 suara, Prabowo-Sandiaga raih sebanyak 7.220.181 suara atau  57,57 persen suara

Hasil Real Count Sementara KPU: Ranah Minang Penyumbang Suara Terbesar ke Prabowo

Pantauan SERUJI pada Rabu (24/4) pukul 03.30 WIB dini hari, Sumatera Barat bersama Jawa Barat menjadi penyumbang suara terbesar bagi pasangan yang diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat serta Partai Berkarya ini.

Data Masuk 26,40 Persen di Real Count KPU, Jokowi Sementara Unggul 55,40 Persen

Pantauan SERUJI pada Rabu (24/4) pukul 03.30 WIB dini hari, jumlah data yang telah masuk sebanyak 40.265.234 suara, yang berasal dari 214.715 tempat pemungutan suara (TPS) dari seluruh Indonesia yang totalnya berjumlah 813.350 TPS, termasuk TPS di Luar Negeri.

Soal Pertemuan Prabowo dengan Ulama dan Tokoh Nasional, Begini Penjelasan Gerindra

"Ini bagian dari upaya menyelamatkan masa depan bangsa dan negara. Namun semua proses itu harus dilakukan dengan cara-cara yang damai," tukasnya.

Akhirnya, KPK Akan Periksa Menag Lukman Hakim Dalam Kasus Rommy Hari Ini

"Akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RMY (Romahurmuziy, red)," kata Febri Diansyah melalui pesan singkat yang diterima SERUJI, Rabu (24/4) dini hari.

Soal Pertemuan dengan Prabowo, Denny JA: Apa Masalahnya? LSI Memang Konsultan Politik

“Apa masalahnya? LSI Denny JA itu memang lembaga survei dan konsultan politik yang terbuka untuk semua partai. Ini kan sudah menjadi pengetahuan umum,” kata Denny JA saat dikonfirmasi SERUJI, Selasa (23/4) malam.

Real Count KPU: Jarak Keunggulan Prabowo Makin Besar dari Jokowi di Sumatera

Keunggulan Prabowo-Sandiaga di pulau Sumatera cukup jauh meninggalkan pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Dari data scan C1 yang sudah masuk di sistem perhitungan (Situng) KPU sebesar 12.542.295 suara, Prabowo-Sandiaga raih sebanyak 7.220.181 suara atau  57,57 persen suara

Hasil Real Count Sementara KPU: Ranah Minang Penyumbang Suara Terbesar ke Prabowo

Pantauan SERUJI pada Rabu (24/4) pukul 03.30 WIB dini hari, Sumatera Barat bersama Jawa Barat menjadi penyumbang suara terbesar bagi pasangan yang diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat serta Partai Berkarya ini.

Data Masuk 26,40 Persen di Real Count KPU, Jokowi Sementara Unggul 55,40 Persen

Pantauan SERUJI pada Rabu (24/4) pukul 03.30 WIB dini hari, jumlah data yang telah masuk sebanyak 40.265.234 suara, yang berasal dari 214.715 tempat pemungutan suara (TPS) dari seluruh Indonesia yang totalnya berjumlah 813.350 TPS, termasuk TPS di Luar Negeri.

Soal Pertemuan Prabowo dengan Ulama dan Tokoh Nasional, Begini Penjelasan Gerindra

"Ini bagian dari upaya menyelamatkan masa depan bangsa dan negara. Namun semua proses itu harus dilakukan dengan cara-cara yang damai," tukasnya.

TERPOPULER

Polisi Tolak Laporan Ade Armando Yang Tuding Prabowo Berbohong Soal Menang Pilpres

Dijelaskan Ade, penyidik menolak karena hingga saat ini KPU belum mengeluarkan keputusan resmi siapa yang memenangkan Pilpres 2019. "Tapi begitu hasil KPU itu keluar, (akan) ada bukti bahwa klaim Prabowo itu bohong," terang Ade Armando usai keluar dari ruang SPKT Bareskrim Polri.

Real Count Sementara KPU: Keunggulan Prabowo Tak Terbendung di Sumatera

Pulau Sumatera dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ini hampir dikuasai penuh oleh calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga.

Belum Usai Kasus Istri Andre Taulany, Kini Ada Lagi Yang Diduga Hina Prabowo di Medsos

"Baru sadar ada 2 jari yang ditintai, jempol sama telunjuk yang tintanya meleber banget. Orang tua yang sukanya mainin tinta sampai meleber seperti anak kecl itu disebut apa ya," tulisnya.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi