“Saya sangat terkesan datang ke Indonesia, masyarakatnya cinta dengan penghafal Al-Qur’an. Mungkin suatu saat saya mau tinggal di Indonesia,” kata Fatih didampingi Ketua DKM Masjid Alumni IPB, H Waladan.
Diakhir diskusinya Fatih berpesan kepada seluruh jamaah untuk tidak meninggalkan shalat lima waktu yang akan menjadi penjaga diri dari perbuatan keji dan munkar.
“Jagalah shalat lima waktu, akan baik semua. Sesungguh shalat memcegah perbuatan keji dan munkar. Siapa yang menjaga shalat lima waktu maka Allah akan memperbaiki kita selalu,” katanya.
Fatih berencana akan melanjutkan studi tentang agama, belajar di Arab Saudi dan Madinah. Ia akan belajar dari syeh-syeh yang ada di sana.
“Cita-cita saya mau sekolah lagi. Studi agama Islam, mohon doanya,” kata Fatih.
Kedatangan Fatih di Masjid Alumni IPB mendapat sambutan hangat dari jamaah yang membludak. Siti Zulaedah salah satu jamaah merasa bersyukur bisa ikut shalat berjamah walau harus shalat di tepian tangga.
“Rasanya diimani oleh Fatih ketika sujud itu rata dengan bumi. Bacaan shalatnya merdu dan menentramkan,” kata Siti. (Ant/SU02)
