Dikabarkan Akan Pulang ke Indonesia, Ini Penjelasan Habib Rizieq

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab menanggapi beredar luasnya kabar bahwa ia akan pulang ke Indonesia dan akan tiba di tanah air pada tanggal 21 Februari 2018.

Tanggapan Habib Rizieq beredar luas lewat video yang disebarluaskan melalui jaringan aplikasi kirim pesan dan sosial media sejak Sabtu (17/2). Tampak Habib Rizieq di video tersebut berada ditengah jamaah di suatu tempat di Mekkah.

Dalam video berdurasi 01:38 menit itu, Habib Rizieq meminta pada umat Islam Indonesia tidak mempertentangkan terkait kepulangannya ke Indonesia. Baik pada yang mendukung agar ia pulang, maupun pada yang meminta tetap di Mekkah, tidak perlu saling curiga.

“Jangan ada yang suudzon dengan kawan-kawan di Indonesia, pihak yang ngotot minta saya pulang niat mereka baik. Jangan dituduh kalau mereka punya niat mau menjebaklah, begitupun sebaliknya,” kata Habib Rizieq.

BACA JUGA:  Kambing Mati Saat Dikirim, Keikhlasan Bapak Ini Mendapat Pujian Warganet

Habieb Rizieq yang sejak Mei 2017 berada di Arab Saudi, juga menegaskan bahwa kepulangannya ke Indonesia akan selalu mempertimbangkan keselamatan perjuangan umat Islam.

“Yang kita pikirkan adalah keselamatan perjuangan umat Islam, karena kita ndak boleh pulang sembarangan dengan mengorbankan yaitu daripada keselamatan perjuangan umat,” tegasnya.

Baca juga: Habib Rizieq Akan Kembali ke Indonesia 21 Februari, Ini Konfirmasinya

Terkait dengan beredarnya kabar, ia akan pulang pada tanggal 21 Februari ini, Habib Rizieq tidak membantahnya.

“Jawaban saya tetap sama, kita lihat nanti, apakah 21 itu saya pulang atau tidak pulang, kita serahkan saja pada Allah SWT. Yang penting kita wajib untuk meminta istiqharoh, pilihan kepada Allah SWT,” jelas Habib Rizieq.

Baca juga: Terkait Kepulangan Habib Rizieq, Ini Tanggapan MUI

Berikut video lengkapnya;

(ARif R/Hrn)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi